ADVERTISEMENT

Holywings Ditutup, Bagaimana Jika Ganti Nama? Ini Kata Satpol PP DKI

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 11:51 WIB
Satpol PP DKI Jakarta menyegel outlet Holywings hari ini. Penyegelan dilakukan menyusul dicabutnya izin usaha di 12 outlet Holywings Jakarta.
Holywings resmi disegel. (Andhika Prasetia/Detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 12 outlet Holywings di Jakarta disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI. Jika Holywings berganti nama, apakah bisa tetap beroperasi?

"Selama ditutup berarti belum boleh beroperasi," kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin di Holywings Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Arifin menegaskan pada intinya Holywings ditutup mulai hari ini. Kegiatan operasional di Holywings kini dilarang.

"Yang jelas sejak hari ini ditutup maka mulai hari ini dan seterusnya tidak boleh ada kegiatan operasional," ujar Arifin.

Arifin mengatakan ada sejumlah outlet Holywings di Jakarta yang tidak mempunyai dokumen perizinan yang sesuai dengan ketentuan. Dia mengungkap pelanggaran yang terjadi di beberapa outlet lainnya hingga menyebabkan perizinan outlet tersebut harus dicabut.

"Pelanggaran yang pertama diketemukan tidak seluruhnya Holywings yang saat ini beroperasi menjalankan aktivitasnya dilengkapi oleh dokumen perizinan yang sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku," jelas Arifin.

"Kemudian ada beberapa yang sudah memiliki perizinan, namun terjadi pelanggaran berupa ketidaksesuaian terhadap izin yang diberikan dengan kegiatan operasional itu. Kemudian kami juga bertindak mengacu pada adanya surat dinas PM-PTSP yang telah menyampaikan pencabutan izin terhadap 12 outlet Holywings yang ada di DKI," sambungnya.

Arifin menyebut ke-12 outlet Holywings itu terdiri atas lima outlet Holywings di Jakarta Selatan, empat outlet Holywings di Jakarta Utara, dua outlet Holywings di Jakarta Barat, dan satu outlet Holywings di Jakarta Pusat. Nantinya ke-12 outlet Holywings tersebut akan diberi spanduk yang berisi tulisan penutupan tempat usaha.

"Hari ini secara serentak, seluruh anggota akan menyebar di 12 titik lokasi dan nanti ada penyidik PNS ada dari kami, dari Dinas Parekraf dan UMKM yang akan menyampaikan ke pihak pengelola atau penanggung jawab usaha di lokasi tersebut. Nanti akan dibuatkan berita acara pemeriksaannya. Setelah itu, akan dibuatkan spanduk berisi penutupan tempat usaha," ujar Arifin.

"Lima outlet di Jaksel, empat di Jakut, dua di Jakbar, satu di Jakpus," sambungnya.

Ke-12 outlet Holywings yang ditutup itu ialah:

1. Holywings yang berada di Kelurahan Tanjung Duren Utara
2. Holywings Kalideres
3. Holywings di Kelapa Gading Barat
4. Tiger
5. Dragon
6. Holywings PIK
7. Holywings Reserve Senayan
8. Holywings Epicentrum
9. Holywings Mega Kuningan
10. Garison
11. Holywings Gunawarman
12. Vandetta Gatsu.

(ain/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT