ADVERTISEMENT

Pemkab Serang-UGM Realisasikan Wisata Religi di Tanara Lewat KKN

Atta Kharisma - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 21:39 WIB
Pemkab Serang
Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta -

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melepas 30 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan KKN tersebut bertujuan untuk mengembangkan wisata religi Syekh Nawawi Al-Bantani di Kecamatan Tanara.

Acara pelepasan digelar di Halaman Pendopo Bupati Serang, Senin (27/06). Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Entus Mahmud, ASDA I Nanang Supriyatna, ASDA II Hamdani, ASDA III Ida Nuraida, Kepala Laboratorium Kartografi UGM Sudaryatno dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Serang.

Sebelumnya, Pemkab Serang melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan UGM. Tatu mengungkapkan pihaknya berharap para mahasiswa dapat saling berkontribusi dengan masyarakat setempat.

"Mereka akan mendampingi Pemkab Serang dalam realisasi wisata religi di Tanara,"ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/6/22022).

Tatu mengatakan 30 orang mahasiswa tersebut akan ditempatkan di Desa Tanara dan Kedaleman selama 50 hari dari 25 Juni hingga 13 Agustus 2022.

"Dengan adanya program tidak hanya dua desa yang maju tetapi di Kecamatan Tanara dan Serang Utara," tuturnya.

Ia mengungkapkan UGM saat ini telah melakukan pemetaan wilayah guna mengembangkan potensi lainnya seperti budidaya ikan bandeng, rumput laut dan udang.

"Mereka sudah diberikan tugas oleh UGM agar kehadirannya selama 50 hari bisa optimal mengembangkan potensi di sana," ungkap Tatu.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Kartografi UGM Sudaryatno mengatakan selama 50 hari ke depan pihaknya akan fokus pada persoalan kebersihan lingkungan wisata.

"Kami akan belajar ke Cikande tentang pengelolaan sampah agar kita terapkan disini," katanya.

Ia menambahkan pihaknya akan mengajak masyarakat setempat untuk belajar mengelola mangrove sebagai akses menuju tempat wisata.

"Kita akan belajar ke Lontar agar Desa Pedaleman menjadi tempat wisata," pungkasnya.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT