ADVERTISEMENT

Penjual Kurban Bermunculan di Trotoar Johar Baru, Ini Penjelasan Lurah

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 18:02 WIB
Penjual Kurban Bermunculan di Trotoar Johar Baru
Penjual hewan kurban bermunculan di trotoar Johar Baru. (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah mengeluarkan larangan pedagang hewan kurban berjualan di trotoar. Namun sejumlah pedagang hewan kurban nampak masih berjualan trotoar di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi, Senin (27/6/2022) terlihat sepanjang trotoar di Johar Baru dipenuhi pedagang hewan kurban. Mereka nampak menjual hewan sapi dan kambing.

Salah satu pedagang inisial R mengaku telah mendapatkan izin dari pihak kelurahan untuk menggelar lapak jualan hewan kurban. Dia menyebut telah menyetor uang keamanan Rp 25 juta ke ormas.

"Kita dapat perizinan dagang di atas trotoar dari pihak kecamatan setempat, Kecamatan Johar Baru, Satpol PP, Dishub mengizinkan. Tapi, kalau surat resmi, tidak ada. Kita bayar Rp 25 juta juga ke kecamatan," katanya.

Pedagang itu mengatakan uang tersebut diberikan ke organisasi kemasyarakatan (ormas). Ormas itulah yang kemudian meneruskan duit setoran ke pihak kelurahan hingga kecamatan.

Pedagang lainnya berinisial A menerangkan pihak Kelurahanlah yang meminta para pedagang berjualan di trotoar. Dia mengaku telah mendapat izin namun harus menjaga kebersihan.

"Sudah mengantongi izin dari Kelurahan-Kecamatan, sudah izin. Kita memang diarahkan oleh Kelurahan, Dishub, Kecamatan, yang penting jaga kebersihan, tidak ganggu jalan, hanya itu saja," katanya.

Lurah Johar Baru Buka Suara

Lurah Johar Baru Siswanto buka suara soal setoran Rp 25 juta ke ormas untuk jualan hewan kurban di trotoar. Siswanto mengatakan tidak pernah menerima uang tersebut.

"Jadi kaitannya adanya pungutan itu, saya tidak tahu-menahu ngumpulin Rp 25 juta dari pedagang, tidak ada ya, komunikasi, informasi bahkan saya baru tahu ngumpulin Rp 25 juta dan kalau dibilang tahu dari Bu Camat konfirmasi ke saya, ada informasi nggak tahu ada buktinya atau nggak ini terima Rp 25 juta, kemudian mendistribusikan antara lain ke Lurah, itu saya bantah tidak ada. Itu jawaban saya, tidak ada komunikasi atau aliran dana ke Lurah," katanya saat ditemui di kantor Kelurahan Johar Baru.

"Silakan juga kalau mau lebih pasti, ada konfirmasi ke dia (pihak ormas), ada bukti kasih ke Lurah, tapi jawaban saya tidak ada," sambungnya.

Terkait perizinan, Siswanto juga mengaku tidak pernah memberikan izin kepada para pedagang untuk berjualan di trotoar.

"Jadi nggak ada, kalau mereka klaim seperti itu, kita lihat saja apakah ada polisi yang berjaga, karena kalau kita izinin, akan all in dan akan kita kawal, dari kami, dari Polsek diizinkan tentu akan ada polisi di situ jaga keamanan ya, dari Dishub juga jaga supaya tidak mengganggu dan dari kita juga akan piket di sana," katanya.

Siswanto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait bisa-tidaknya pedagang direlokasi.

"Itu yang kita tunggu arahan pimpinan kalau memang koordinasi seperti itu nggak bisa level lurah ya, minta izin ke Lurah, ke Camat di wilayah seberang tentu ada dari pimpinan yang koordinasi untuk dimungkinkan seperti itu (direlokasi). Harapannya sih bisa seperti itu supaya pedagang pun ada, dia pun warga negara kita ya walaupun banyak dari luar daerah atau Jakpus, mereka punya hak usaha, tapi bagaimana usahanya tidak melanggar, salah satunya penggunaan tempat umum seperti trotoar, ya kita terus berkoordinasi dengan pimpinan supaya kemungkinan seperti itu bisa dikerjakan diambil kebijakannya," tuturnya.

Larangan Jualan di Trotoar

Pemkot Jakpus telah melarang pedagang hewan kurban berjualan di trotoar. Pemkot telah menyediakan sejumlah titik untuk pedagang bisa berjualan secara legal.

"Iya, tidak boleh di trotoar," ujar Asisten Perekonomian Pemkot Jakpus Bakwan Ginting kepada wartawan.

SK penetapan tempat penjualan dan lokasi pemotongan hewan kurban juga tertuang dalam nomor e-0028 tahun 2022. Dalam SK itu telah diatur sejumlah tempat yang diizinkan untuk berjualan hewan kurban.

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT