ADVERTISEMENT

Pamijahan Bogor 2 Kali Dilanda Longsor, Pemkab Kaji Relokasi Warga

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 16:35 WIB
Proses pencarian korban longsor di Desa Cibunian, Kec. Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Foto: dok. BPBD Kabupaten Bogor
Bogor -

Bencana tanah longsor di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, juga pernah terjadi pada 2015. Pemkab Bogor mengkaji untuk merelokasi warga.

"Saya minta nanti dari tim mitigasi BPBD dan melalui kajian dari yang punya disiplin ilmu di bidang geologi untuk memetakan, ini jalur apakah zona merah atau hijau," kata Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, setelah mengunjungi lokasi bencana, Senin (27/6/2022).

Iwan mengatakan relokasi warga harus dilakukan jika hasil kajian kawasan Pamijahan merupakan zona merah. Dia ingin warga tinggal di wilayah yang aman dan nyaman.

"Kalau memang sudah zona merah, ya kita harus relokasi. Dulu katanya ini keinginan warga. Padahal, dari sisi kelayakan, sangat berbahaya. Nah ini nggak usahlah ada warga pingin di sini. Jadi kami ingin aman, nyaman, kalau masalah hidup ini sudah ada yang ngatur. Tidak mungkin lah kita memindahkan ke tempat yang benar-benar terisolir," tambahnya.

Iwan menyebut akan memberi bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Dia juga siap menyewakan kontrakan kepada warga sambil menunggu hunian siap ditempati.

"Yang penting menyelamatkan dulu. Nanti jadi relokasinya berdasarkan kajian. Nah, hari ini dua kecamatan ini, satu untuk rumah yang rusak ringan atau memang masih bisa, ya kita bantu Rp 5 juta. Yang sedang Rp 10 juta. Kalau Rp 25 juta yang berat. Kalau memang harus direlokasi, kami bantu Rp 62 juta," jelasnya.

"Kedua, yang selama ini belum ada huntap dan lain sebagainya masih direlokasi, kami minta untuk keluarga yang terisolir atau yang di lokasi, kita sudah siapkan anggaran untuk sewa. Selama rumah itu belum jadi, sewanya kita tanpa batas," ucapnya.

Seperti diketahui, pernah terjadi tanah longsor di Pamijahan pada 2015. Lokasinya berdekatan dengan lokasi longsor yang terjadi pada Jumat (24/6) kemarin.

Warga Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Een (48), bersama Nur Sih (55) dan Euis (28) mengatakan dia mengalami trauma karena dua kali terkena bencana tanah longsor. Longsor sebelumnya itu terjadi tujuh tahun lalu.

"Iya, jadi saya dua kali kena dampak (tanah longsor). Sebelumnya tujuh tahun lalu, tahun 2015 di sini yang longsor itu, di atas yang longsor," kata Een kepada wartawan di sekitar lokasi tanah longsor, Bogor, Sabtu (25/6).

(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT