ADVERTISEMENT

Camat di Tangerang Ngaku Kecolongan Minyak Goreng Curah Diubah Jadi Kemasan

Khairul Maarif - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 14:23 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho saat rilis pembongkaran perdagangan minyak goreng curah kemasan ilegal (Khairul/detikcom)
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho saat rilis pembongkaran perdagangan minyak goreng curah kemasan ilegal (Khairul/detikcom)
Tangerang -

Camat Pinang Syarifudin Harja Winata mengatakan pihaknya kecolongan terkait beredarnya minyak goreng ilegal di wilayahnya. Dia mengatakan perusahaan yang diduga membuat minyak goreng ilegal, PT SKI, tidak punya izin operasional.

"Bisa dibilang begitulah, kita kecolongan untuk lakukan minyak curah jadi minyak kemasan. Belum ada izin, kalau kita lihat dari sisi bangunan, semipermanen, baru," ujar Syarifudin di Pinang, Kota Tangerang, Senin (27/6/2022).

Dia menyebut perusahaan itu menyewa tanah kepada oknum pengembang. Dia mengatakan perusahaan itu menggunakan bangunan semipermanen.

"Nah, itulah dari sisi pengawasan telah kita lakukan. Lagi-lagi ini tanah pengembang, izinnya juga nggak ada maupun dari sisi bangunan kan ini semipermanen. Biasanya sih ke oknum, karena biasanya seperti itu," ujarnya.

Syarifudin mengatakan kejadian ini menjadi evaluasi bagi pihaknya. Dia mengatakan pengawasan bakal dilakukan lebih ketat.

"Kita melakukan pengawasan pada saat pembangunan. Tapi karena mereka izin untuk bikin IMB itu harus ada perjanjian kontrak dan lain-lain persyaratan terkait dengan tanah, mereka kan bukan sama pemilik, tapi mungkin dengan pihak di lapangan. Kita akan melakukan pengawasan lebih maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota menangkap pelaku penjual minyak goreng merek ilegal di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berinisial K (34), yang merupakan direktur PT SKI. Lokasi PT SKI ini berada di Jl Rasuna Said Nomor 29, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat pengemasan minyak goreng ilegal merek Qilla, yang saat ini sudah dilakukan penyegelan oleh polisi. Lokasi pengemasan ini jaraknya hanya sekitar 200 meter dari kantor Kecamatan Pinang.

"Kami mendapat informasi bahwa di Jl Rasuna Said Nomor 29, RT 04/04, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, masyarakat melihat beberapa kali tangki minyak goreng curah masuk di lokasi ini. Kegiatannya sangat mencurigakan. Dari informasi tersebut, hasil pengecekan, Qilla tidak ada keluar izin edar dari BPOM. Sehingga dari penindakan tersebut, kita bisa amankan atas nama K (34), seorang direktur perusahaan PT SPI," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho kepada wartawan di lokasi, Senin (27/6).

Dia menjelaskan Tim Satgas Pangan Kota Tangerang melakukan penyelidikan ke lokasi ini. Selain itu, dilakukan patroli siber di beberapa online shop.

(haf/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT