ADVERTISEMENT

Survei IPS: Anies Vs Ganjar Jadi 'Cebong Vs Kampret Jilid II', Prabowo Untung

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 14:10 WIB
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Tim Infografis detikcom)
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan (Tim Infografis detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei Indonesia Polling Stations (IPS) merilis hasil survei elektabilitas bakal capres 2024 di tengah aksi partai membentuk koalisi. Hasilnya, elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres 2024 unggul jauh atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Berdasarkan keterangan tertulis IPS, Senin (27/6/2022), survei IPS dilakukan pada 13-23 Juni 2022 di 34 provinsi Indonesia. Jumlah sampel sebesar 1.220 responden, dengan margin of error +/- 2,8% dan tingkat kepercayaan 95%.

Teknik pengambilan sampel dilakukan secara probability dengan teknik acak bertingkat (multistage random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan bantuan/pedoman kuesioner.

Responden terdistribusi 50% laki-laki dan 50% perempuan, serta 60% tinggal di pedesaan dan 40% di perkotaan. Quality control terhadap hasil wawancara petugas lapangan dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh para peneliti senior IPS.

IPS mengajukan pertanyaan kepada responden: 'Siapakah yang akan dipilih jika pilpres dilaksanakan hari ini?'. Jawabnya, sebanyak 29,8% publik mengaku akan memilih Prabowo Subianto. Ganjar Pranowo berada di posisi kedua dengan elektabilitas 20,6%, diikuti Anies Baswedan 16,8%.

Dalam pertanyaan tertutup yang menyajikan 16 nama tokoh, elektabilitas capres-capres lain seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, dan sebagainya bahkan tercecer sangat jauh dengan elektabilitas Prabowo.

IPS menganalisis soal semakin menguatnya dukungan terhadap Prabowo Subianto akhir-akhir, selain faktor kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, pertarungan yang semakin sengit antara para pendukung Ganjar dan pendukung Anies justru menguntungkan posisi Prabowo.

Pertarungan para pendukung Ganjar dan Anies di media sosial dinilai begitu keras, sehingga telah mengingatkan kembali memori publik mengenai perseteruan antara kubu 'kampret' dan 'cebong' pada Pilpres 2019. Rivalitas 'kampret' vs 'cebong' jilid 2 akhir-akhir nampaknya cukup menarik perhatian publik.

Publik mengalihkan perhatiannya pada tokoh lain yang dinilai resistensinya oleh kelompok lain tidak terlalu besar. Nama Prabowo pun menjadi alternatif.

Simak Video: Pengamat soal Duet Ganjar-Anies: Penentunya di Megawati dan Jokowi

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT