ADVERTISEMENT

Jaksa Agung Tegaskan Perkara Emirsyah Satar Beda dengan di KPK

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 13:48 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin
Foto ST Burhanuddin: dok. Kejagung
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan perkara yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Kejaksaan Agung (Kejagung) berbeda dengan pernah ditangani KPK. Burhanuddin menyebut kasus Garuda Indonesia yang ditangani KPK hanya sebatas mengenai suap.

"Jadi untuk kasus ES ini tentunya adalah dalam rangka zaman direksi dia, ini kan terjadinya pada waktu itu, ini pertanggungan jawab atas pelaksanaan kerja selama dia menjabat sebagai direktur karena yang di KPK adalah sebatas mengenai suap," kata Burhanuddin dalam jumpa pers di Gedung Menara Kartika Kejagung, Jaksel, Senin (27/6/2022).

Burhanuddin menerangkan kasus Garuda Indonesia yang ditangani Kejagung saat ini berkaitan dengan pengadaan dan kontrak-kontrak yang terjadi pada zaman kepemimpinan Emirsyah Satar. Burhanuddin memastikan tidak ada asas ne bis in idem dalam kasus yang ditangani Kejagung dan KPK.

"Ini mulai dari pengadaannya dan tentunya tentang kontrak-kontrak yang ada, itu yang minta pertanggung jawab, yang pasti bukan ni bes in idem," kata Burhanuddin.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Emirsyah Satar dan Mantan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedardjo sebagai tersangka anyar kasus dugaan korupsi penyewaan pesawat ATR 72-600 di PT Garuda Indonesia.

"Kami juga menetapkan tersangka baru sejak Senin 27 Juni 2022, kami menetapkan dua tersangka baru yaitu ES selaku Direktur Utama PT Garuda. Kedua adalah SS selaku Direktur PT Mugi Rekso Abadi," kata Burhanuddin..

Diketahui Emirsyah saat ini masih menghuni Lapas Sukamiskin terkait perkara korupsi yang diusut KPK dengan hukuman 8 tahun penjara.

Dalam perkara KPK, Emirsyah saat itu didakwa menerima suap yang jumlahnya sekitar RP 46 miliar dari Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

Lihat juga Video: Tersangka Pencucian Uang, Eks Direktur Teknik Garuda Ditahan KPK

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT