MMI Pertanyakan Pengawasan Ba'asyir Setelah Bebas

MMI Pertanyakan Pengawasan Ba'asyir Setelah Bebas

- detikNews
Selasa, 13 Jun 2006 08:30 WIB
Jakarta - Polisi berencana mengawasi Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir setelah bebas pada 14 Juni nanti. MMI keberatan dengan rencana itu karena dinilai ada indikasi pelanggaran HAM."Mengawasinya bagaimana dengan menempelkan remot, memasang CCTV, menyebar intel atau bagaimana, tolong dijelaskan," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Anshari kepada detikcom, Senin (12/6/2006).Karena tidak jelasnya mekanisme pengawasan maka MMI sangat keberatan dengan kebijakan Polri tersebut. "Nanti jangan-jangan tiap ceramah diawasi, lalu tidak boleh. Akhirnya ini itu tidak boleh. Itu namanya sudah merambah wilayah privat," ujar Fauzan.Dikatakan Fauzan, walaupun tidak ada persiapan khusus, namun pihaknya telah menghubungi sejumlah tokoh untuk turut menyambut pembebasan Ba'asyir pada 14 Juni pukul 08.00 WIB.Rencananya Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid akan datang ke lembaga pemasyarakatan (LP) Cipinang Jakarta pada hari Ba'asyir bebas."Semua sudah disms. Besok Uztadz akan sampaikan ucapan terima kasih. Kami sangat berharap Pak Hidayat bisa datang. Soalnya sebelum dia jadi ketua MPR pernah mengunjungi Uztadz Ba'asyir di LP," cetus dia. (nvt/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads