ADVERTISEMENT

Promo Miras Bagi 'Muhammad' Berujung Kantor Holywings Digaris Polisi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 21:01 WIB
Kantor Holywings BSD Digaris Polisi.
Kantor Pusat Holywings dipasang garis polisi (Foto: Dok Istimewa)
Jakarta -

Polisi masih menangani kasus promo minuman keras bagi 'Muhammad-Maria' Holywings. Polisi pun memasang garis polisi di kantor pusat Holywings, di Serpong, Tangerang Selatan.

"Kita kemarin sudah lakukan police line di kantor pusat HW (Holywings) di BSD," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit kepada detikcom, Minggu (26/6/2022).

Sebanyak 6 orang jadi tersangka dalam kasus ini. Penyidikan masih terus dilakukan dan polisi mengumpulkan alat bukti.

"Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Adapun keenam orang tersangka tersebut adalah:

1. Pria berinisial EJD (27) selaku creative director Holywings
2. Perempuan berinisial NDP (36), selaku head team promotion
3. Pria berinisial DAD (27), pembuat desain virtual
4. Perempuan berinisial EA (22), tim admin media sosial
5. Perempuan berinisial AAB (25), selaku socmed officer
6. Perempuan berinisial AAM (25) selaku admin tim promo

Holywing Tegaskan Tak Lepas Tangan

Holywings Indonesia menyebut tidak akan lepas tangan atas kasus tersebut. Holywings akan memantau kasus tersebut.

"Saat ini 6 oknum yang bertanggung jawab terkait 'promosi' telah di tahan, menjalani proses hukum dan sudah ditangani oleh kepolisian serta pihak yang berwajib. Kami pastikan akan tetap memantau perkembangan kasus ini, menindak tegas dan tidak akan pernah lepas tangan," bunyi keterangan Holywings di Instagram, Minggu (26/6)..

Promo Miras Holywings

Kasus ini bermula saat promo minuman beralkohol gratis untuk 'Muhammad' dan 'Maria' dilaporkan ke Polisi. Laporan tersebut dilayangkan oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia (HIMA) serta Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) DKI Jakarta, serta KNPI DKI Jakarta.

Kedua laporan tersebut telah diterima oleh Polda Metro Jaya. Polisi juga mendalami laporan itu.

"Polda Metro sedang mendalami dan akan menindaklanjutinya," ujar kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi detikcom, Jumat (24/6).

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT