ADVERTISEMENT

Jokowi Bertolak ke Eropa, Perang di Ukraina Masih Panas

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 18:18 WIB
Smoke rises after missile strikes, as Russias attack on Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine June 5, 2022.  REUTERS/Valentyn Ogirenko
Ilustrasi Kiev yang dibombardir Rusia. (REUTERS/VALENTYN OGIRENKO)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan mengunjungi Kiev, Ukraina, di tengah lawatannya Eropa. Namun saat ini kondisi ibu kota Ukraina itu masih panas karena tengah dibombardir Rusia.

Dilansir dari AFP, Minggu (26/6/2022), empat ledakan terdengar sekitar pukul 06.30 waktu setempat, setengah jam setelah sirene serangan udara terdengar di Kiev, yang tidak dibombardir Rusia selama hampir tiga minggu.

"Beberapa ledakan di distrik Shevchenkivsky," kata Wali Kota Kiev Vitali Klitschko di Telegram.

"Ambulans dan penyelamat sudah di lokasi. Di dua gedung, penyelamatan dan evakuasi warga sedang berlangsung," katanya.

Klitschko, yang mengunjungi tempat kejadian, kemudian mengatakan 'ada orang di bawah reruntuhan'.

"Sebagian warga sudah dievakuasi, dua orang luka-luka dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Seorang gadis tujuh tahun telah diselamatkan dari bawah reruntuhan. "Dia masih hidup," katanya di Telegram. Dia menambahkan bahwa petugas penyelamat berusaha 'menyelamatkan ibunya'.

Klitschko mengatakan itu adalah serangan rudal Rusia yang dimaksudkan untuk 'mengintimidasi Ukraina' menjelang pertemuan puncak NATO di Madrid pada 28-30 Juni mendatang.

Layanan darurat negara mengatakan di Telegram bahwa akibat serangan ini kebakaran terjadi di sebuah gedung sembilan lantai.

Tim AFP mengatakan ada kebakaran di tiga lantai teratas gedung dan tangganya benar-benar hancur. Asap tebal terlihat di area perumahan yang terkena dampak, yang ditutup oleh polisi. Seorang rekan AFP yang tinggal di kompleks perumahan yang sama mendengar dengungan keras sebelum ledakan, yang terdengar seperti serangan rudal.

Anggota parlemen Ukraina Oleksiy Goncharenko mengatakan di Telegram bahwa Rusia telah menembakkan 14 rudal ke Kiev dan wilayahnya pada Minggu pagi.

Sementara itu, gubernur regional Oleksiy Kuleba mengatakan di Telegram bahwa 'musuh telah menyerang ibu kota'.

"Sebuah rudal ditembak jatuh di wilayah Kiev, puing-puingnya jatuh di sebuah desa", tambahnya.

Penghuni kompleks perumahan berkumpul di bagian bawah gedung, banyak dari mereka menangis. Seorang wanita masih mengenakan jubah mandi.

Simak Video: Dramatis! Seorang Anak Dievakuasi dari Gedung Kiev Usai Dihantam Rudal

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT