ADVERTISEMENT

Anggota Brimob Satgas Madago Raya Hanyut di Sungai Salubanga Sulteng

Antara News - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 12:38 WIB
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johanes. ANTARA/Moh Ridwan
Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johanes. (ANTARA/Moh Ridwan)
Jakarta -

Seorang anggota Brimbob tergabung dalam operasi Madago Raya hanyut di Sungai Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tim SAR melakukan pencarian.

"Benar peristiwa itu, kami menerima informasi dari Kapolsek Sausu pada Sabtu (25/6) pukul 19.15 Wita," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johanes, di Palu, seperti dikutip dari Antara, Minggu (26/6/2022).

Berdasarkan informasi yang diterima, Andrias menerangkan, satu anggota Brimob itu terseret arus saat menyeberang sungai di Desa Salubangan, Kecamatan Sausu. Korban diketahui bernama Brigpol Janwar Sobar Wijaya dari Satuan Brimob Kepulauan Riau (Kepri). Korban ditugaskan dalam Satgas Madago Raya untuk mengejar sisa teroris Poso.

"Personel Basarnas kami kerahkan dari Pos SAR Parigi berjumlah empat personel sejak Sabtu malam. Setiba di sana, personel melakukan koordinasi dengan pihak terkait, namun operasi pencarian baru dimulai hari ini bersama tim gabungan," ujar Andrias.

Dia mengatakan estimasi waktu pencarian dilakukan selama tujuh hari ke depan. Pencarian dilakukan dari titik kejadian dan menyisir aliran sungai. Para personel Basarnas dilengkapi peralatan SAR darat, satu unit mobil angkut personel, peralatan komunikasi, peralatan medis, alat pelindung diri (APD) COVID-19 dalam pencarian korban.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Andi Sultan mengatakan tim SAR yang terlibat terdiri dari tim rescue Pos SAR Parigi, personel Polsek Sausu, Brimob, TNI, PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat setempat.

"Kami mengimbau tim terlibat agar selalu berhati-hati, mengingat koordinat pencarian merupakan jalur operasi Madago Raya, dan kami juga berharap korban bisa secepat ditemukan. Di titik pencarian, personel hanya mengandalkan radio komunikasi karena tidak ada jaringan telekomunikasi," kata Andi.

Simak juga Video: Ridwan Kamil untuk Eril: Kepulangannya Disambut Baik Langit dan Bumi

[Gambas:Video 20detik]



(idn/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT