ADVERTISEMENT

Jokowi Juga Akan ke UEA: Cegah Rakyat Negara Berkembang Kelaparan

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 10:41 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Eropa mulai hari ini untuk mengunjungi Jerman, Ukraina, dan Rusia. Jokowi juga bakal mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA). Jokowi terbang ke UEA dalam rangka pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi.

"Saya akan berkunjung ke Uni Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab," kata Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022).

Jokowi mengatakan kunjungannya ke UEA tak hanya dalam rangka kepentingan untuk Indonesia, melainkan juga bagi negara berkembang lainnya di dunia. Jokowi menyebut bakal berupaya mencegah rakyat negara-negara berkembang kian terperosok ke jurang kemiskinan dan kelaparan.

"Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan," ujarnya.

Rencana kunjungan kerja Jokowi ke UEA dilakukan usai dirinya mengunjungi Ukraina dan Rusia. Jokowi menyebut kunjungan ke wilayah negara yang tengah berseteru itu untuk membuka dialog dan mendorong perang segera dihentikan.

"Saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelensky. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelensky, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian, karena perang memang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali," kata Jokowi.

"Dari Ukraina saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Sekali lagi dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan Perang," lanjutnya.

(fca/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT