ADVERTISEMENT

PBNU Kecam Promo Miras Holywings untuk 'Muhammad': Lukai Umat Islam!

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 05:52 WIB
Ketua Ikatan Gus-gus Indonesia (IGGI) Ahmad Fahrur Rozi
Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengecam promosi minuman keras (miras) di Holywings untuk masyarakat bernama Muhammad dan Maria. Gus Fahrur menyebut promo miras tersebut melukai perasaan umat Islam.

"Kita sangat menyayangkan promosi minuman alkohol kok memakai nama Muhammad. Itu nama Nabi besar yang sangat di hormati ummt Islam se-dunia yang melarang pemeluknya untuk minum miras beralkohol," kata Gus Fahrur kepada wartawan, Sabtu (25/6/2022).

"Satu promosi minuman yang tidak pantas dan melukai perasaan umat Islam," tambahnya.

Dia meminta para pelaku yang terlibat promosi itu diperiksa secara menyeluruh. Menurutnya, dengan kasus seperti yang dilakukan Holywings bisa memicu perpecahan karena telah mengusik masyarakat.

"Di negara hukum kita menghormati penyelesaian melalui jalur hukum agar tidak ada kejadian anarkis. Dan ke depannya tidak (boleh) ada lagi pihak-pihak yang mencoba mengusik ketenangan masyarakat dengan isu sensitif soal agama," ucapnya.

Gus Fahrur mengapresiasi polisi yang sudah bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Tapi, ia juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta memberi sanksi tegas terhadap Holywings.

"Jika perlu dipertimbangkan untuk diberikan sanksi oleh pemerintah DKI, sesuai aturan undang-undang yang berlaku," imbuhnya.

Permintaan Maaf Holywings

Seperti diketahui, promo minuman beralkohol bagi pengunjung Holywings yang bernama Muhammad dan Maria menuai kontroversi. Holywings telah menghapus postingan promosi tersebut di akun Instagramnya. Holywings juga menyampaikan permintaan maaf usai promo yang bikin heboh itu.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman beralkohol menggunakan nama 'MUHAMMAD' dan 'MARIA'," kata Manajemen Holywings Indonesia dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (24/6).

Polisi tetapkan 6 tersangka, simak di halaman selanjutnya:

Simak Video: Batal Konvoi ke Holywings, GP Ansor Curiga Ada yang Ingin Memanfaatkan

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT