ADVERTISEMENT

Iko Uwais Absen Pemeriksaan, Minta Waktu ke Polisi untuk Berdamai

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Sabtu, 25 Jun 2022 16:12 WIB
Bekasi -

Iko Uwais dipanggil polisi untuk diperiksa terkait kasus dugaan pengeroyokan. Namun, Iko Uwais absen pemeriksaan polisi.

Pengacara Iko Uwais, Rahim Key, meminta polisi menunda pemeriksaan terhadap kliennya itu. Iko Uwais meminta waktu untuk berdamai dengan pelapor, Rudi.

"Hari ini saya jelaskan ditunda pemeriksaannya sedang menjalani proses perdamaian. Saya jelaskan kepada rekan-rekan media, ini bukan mangkir ya," tutur Rahim kepada wartawan di Polres Metro Bekasi Kota, Jl Pramuka, Kota Bekasi, Sabtu (25/6/2022).

Menurut Rahim, Iko Uwais bukan mangkir dari panggilan polisi hari ini. Akan tetapi, Iko Uwais meminta waktu kepada polisi untuk memberikan ruang mediasi dengan pelapor.

"Ini bukan mangkir ya, kalau mangkir itu datang tanpa alasan ini kami minta waktunya untuk menjalankan proses perdamaian mungkin seperti itu," tuturnya.

Hingga saat ini pihaknya sedang dalam upaya melakukan komunikasi dengan pihak pelapor. Menurutnya, perdamaian adalah jalan terbaik untuk kedua belah pihak.

"Sudah diupayakan, sedang dikomunikasikan ya. Kan ini sama-sama pelapor dan terlapor ya udahlah gimana jalan terbaik itu saja ya," ungkapnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pengeroyokan aktor laga Iko Uwais masuk ke tahap penyidikan. Iko Uwais akan kembali diperiksa hari ini di Mapolres Metro Bekasi Kota.

"(Pemanggilan Iko Uwais) kita jadwalkan untuk hari Sabtu besok (hari ini, red)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitya kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jl Pramuka, Bekasi, Kamis (23/6/2022) malam.

Iko Uwais Diperiksa Sebagai Saksi

Ivan menyebutkan pemeriksaan terhadap Iko Uwais merupakan mekanisme yang harus dilakukan penyidik sebelum menetapkan siapa tersangka di kasus tersebut. Iko Uwais akan diperiksa kembali dengan status sebagai saksi.

"Terhadap terlapor iya, terlapor akan kita panggil lagi sebagai saksi untuk mengukuhkan berita acara pemeriksaan karena memang itu mekanismenya," ujarnya.

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT