ADVERTISEMENT

2 Orang Tewas Akibat Longsor di Bogor, 1 Masih Hilang

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 25 Jun 2022 05:59 WIB
Tanah Longsor di Leuwiliang Bogor
Foto: dok Damkar Kabupaten Bogor
Jakarta -

Tanah longsor melanda wilayah Pamijahan dan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat. Ada dua orang yang tewas akibat bencana ini.

"Dua meninggal, satu dalam pencarian," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Jumat (24/6/2022).

Korban meninggal atas nama Aam (40) dan Yadi Jayadi (47), sementara korban hilang itu bernama Umar (42).

"(Korban tinggal) di Desa Cibunian, Pamijahan," jelas Aris.

Aris mengatakan warga yang terkena dampak longsor telah mengungsi. Mereka mengungsi ke rumah saudara masing-masing.

Pemkab Bogor, jelas Aris, telah memberikan bantuan kepada para korban longsor. Antara lain, sembako, selimut hingga pakaian.


"Sembako, selimut, air mineral, dan pakaian," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang pertama itu terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan. Bencana itu mengakibatkan sedikitnya 18 unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak sedang, dan empat jembatan putus sehingga tidak dapat dilalui.

Masih di wilayah Kecamatan Pamijahan, angin puting beliung dilaporkan mengamuk di Desa Gunung Picung pada Rabu (23/6) pukul 19.00 WIB.

"Sedikitnya ada 44 KK terdampak. Sebanyak 40 unit rumah rusak ringan, 1 unit rumah rusak berat, dan tiga unit rumah rusak sedang," ujar Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Sementara itu, bencana banjir bandang dan tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Peristiwa itu terjadi akibat luapan Sungai Cisarua yang tak kuasa menampung debit air setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sebanyak 602 KK atau 2.407 terdampak, ada 20 jiwa yang terpaksa mengungsi ke tempat kerabat dan tiga warga mengalami luka ringan setelah sempat terseret arus banjir bandang.

Hasil kaji cepat, sedikitnya ada lima unit rumah rusak berat, dua rumah rusak ringan dan 1 gedung pesantren Al-Insyiro terendam.

Lihat juga Video 'Penampakan Rumah di Kulon Progo Tertimpa Longsoran Tebing 30 Meter':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT