ADVERTISEMENT

Gerindra DKI Belum Terima Surat Pengunduran Diri M Taufik

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 23:49 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Aliya-detikcom)
Foto: Ahmad Riza Patria (Aliya-detikcom)
Jakarta -

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum menerima surat pengunduran diri Eks Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik. Riza masih berharap Taufik bertahan dan berjuang bersama membesarkan nama Gerindra.

"Belum ada, kami belum terima. Tentu semua bisa bersama-sama di partai Gerindra dan membesarkan partai Gerindra," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2022).

Riza mengaku bersyukur Gerindra masuk ke dalam jajaran partai yang memiliki suara terbanyak di DPRD DKI Jakarta. Karena itu, dia mengajak M Taufik dan seluruh kader Gerindra memenangkan Ketum Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Apalagi ini kan kami kader-kader yang memang ada dan besar karena partai Gerindra, dan itu jadi tugas kader yang besar karena partai Gerindra juga bersyukur dan sekarang berjuang untuk ikut membesarkan partai Gerindra, dan sudah ranking dua dan juga bisa membagikan Pak Prabowo dalam Pilpres itu tugas kader partai Gerindra seluruh Indonesia," ujarnya.

Politikus yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut DPP Gerindra belum memberikan keputusan terkait rekomendasi pemecatan Taufik yang disampaikan MKP Gerindra. Sehingga, sampai saat ini M Taufik tetap berstatus sebagai kader Gerindra.

"Belum diterima oleh DPW itu baru rekomendasi dari majelis kehormatan partai, majelis nanti menyampaikan ke DPP ya. Kita belum tahu keputusan DPP, jadi tunggu saja," imbuhnya.

Sebelumnya, M Taufik pernah terang-terangan membeberkan keinginannya keluar dari DPRD akhir bulan ini. Taufik berencana pindah partai.

"Saya keluar dari DPRD ya minggu-minggu terakhir bulan ini. (Keluar) tanggal 22 (Juni), (bertepatan) ulang tahun Jakarta. Ya keluar (dari Gerindra). Kan kalau mau pindah partai harus keluar dulu, nggak bisa dua-dua," kata Taufik kepada detikcom, Minggu (5/6/2022).

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI itu bahkan tidak malu-malu menyebut nama partai, yang bakal jadi pelabuhan terbarunya, yaitu NasDem. Taufik juga tak ragu menjelaskan alasannya pindah ke partai besutan Surya Paloh itu.

Pertama, Taufik menilai NasDem dan Gerindra memiliki kesamaan ideologi. Kedua, yang diyakini sebagai alasan inti, yakni karena dia melihat NasDem ingin mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Pertama bahwa NasDem nasionalis juga sama kayak Gerindra, ya kan? Jadi NasDem usung Anies dalam pandangan saya, mudah-mudahan betul. (Dukung Anies maju) memang iya. (Dukung Anies) iya, harus konsisten," terangnya.

Namun, sebelum rencana Taufik keluar dari DPRD DKI terealisasi, Gerindra langsung membuat keputusan.

(taa/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT