Relawan Anies Yakin Hasan Nasbi Bikin Taruhan Alphard karena Frustrasi

ADVERTISEMENT

Relawan Anies Yakin Hasan Nasbi Bikin Taruhan Alphard karena Frustrasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 18:51 WIB
Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayam dekat JIS, 7 Mei 2022. (Fakri Fadlurrohman/detikcom)
Anies Baswedan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayam dekat JIS, 7 Mei 2022. (Fakri Fadlurrohman/detikcom)
Jakarta -

Founder lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi, berani bertaruh satu unit mobil Alphard karena yakin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mendapat tiket sebagai calon presiden (capres). Relawan Anies menilai Hasan Nasbi sedang frustrasi.

"Tampaknya makin banyak lembaga survei atau konsultan politik yang frustrasi melihat kondisi politik terkait Anies Rasyid Baswedan. Terbaru, Hasan Nasbi mempertontonkan rasa frustrasinya dengan kenekatannya bertaruh Alphard demi kegagalan Anies dicapreskan. Padahal, argumentasi yang disampaikan sangat lemah," kata Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies Pusat, Muhammad Ramli Rahim, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/6/2022).

Ramli menganggap Hasan Nasbi kecewa karena tak bisa melabeli Anies sebagai politikus yang menggunakan politik identitas. Dia menyebut Anies tak menggunakan politik identitas selama memimpin DKI.

"Salah satu kekecewaan Hasan Nasbi adalah gagalnya mereka menancapkan label 'politik identitas' kepada Anies Baswedan. Mereka berharap, saat Anies memimpin DKI, politik identitas yang disematkan ke Anies itu akan semakin kuat tetapi yang terjadi justru sebaliknya, puluhan pendeta malah secara terbuka memuji kepemimpinan dan keberpihakan Anies Baswedan kepada mereka," ujarnya.

"Seperti kata Anies, Anies memohon maaf karena sering kali mengecewakan, mengecewakan mereka yang pesimis, bukan hanya terkait Formula E namun juga sukses-sukses lainnya yang dicatatkan Anies selama memimpin DKI Jakarta," sambungnya.

Ramli juga meyakini Hasan Nasbi bakal kecewa Anies populer. Dia mengatakan Anies sudah dikenal masyarakat meski masa jabatannya berakhir pada Oktober 2022.

"Terkait masa jabatan Anies yang berakhir Oktober 2022, lagi-lagi Hasan Nasbi akan kecewa karena Anies berbeda dengan para pejabat lain, bedanya karena jauh sebelum Anies jadi pejabat, Anies sudah menjadi Idola dan selalu begitu sulit meninggalkan forum karena melayani rebutan jabat tangan dan foto-foto," ujarnya.

Simak video 'Taruhan Alphard! Hasan Nasbi Prediksi Anies Tak Dapat Tiket Capres':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Sebelumnya, Hasan Nasbi yakin Anies Baswedan tak bakal mendapat tiket capres 2024, bahkan dia berani bertaruh Alphard. Hasan melihat ada 3 faktor yang menjadi landasan prediksinya soal Anies tak akan mendapat tiket capres.

Pertama, Hasan melihat hingga kini belum ada gestur dukungan yang konkret dari Presiden Jokowi untuk Anies. Dia mengaitkan ini dengan momen kehadiran Jokowi di ajang balap Formula E Ancol.

"Kalau buat Mas Anies, saya belum melihat sebenarnya gestur dukungan politik yang betul-betul, yang lebih konkret. Formula E itu ajang internasional, aneh kalau Presiden tidak menyetujui itu, aneh kalau Presiden tak hadir ketika perhelatan itu diselenggarakan," kata Hasan dalam diskusi yang digelar Total Politik, seperti dilihat pada Kamis (23/6).

Hasan juga berbicara soal politik identitas. Hasan menilai strategi politik identitas di masa lalu ini bakal jadi hambatan bagi Anies. Hasan menilai perihal strategi politik identitas ini bisa jadi masukan untuk NasDem dalam menentukan 1 dari 3 bakal capres hasil rakernas tahun ini.

"Ya siapa tahu kalau dia bisa introspeksi nggak apa-apa, sekaligus juga masukan buat NasDem, kira-kira introspeksi nggak?" ucap Hasan.

Faktor selanjutnya yang jadi dasar prediksi Hasan soal Anies tak akan dapat tiket capres ialah karakteristik masyarakat Indonesia yang dinilai masih feodal.

Dia yakin Anies tak akan dapat tiket capres. Dia pun berani bertaruh mobil Alphard. Namun, menurutnya, Anies masih punya peluang mendapat tiket cawapres.

"Begini, saya bilang, kalau (Anies) mau jadi capres berat, dari semua sisi, kalkulasi matematikanya sudah susah. Tapi kalau (Anies) mau jadi cawapres masih terbuka," terang Hasan.

"Taruhan boleh, taruhan Alphard juga boleh," pungkasnya.

Ada Pendukung Anies Ladeni Taruhan

Hasan Nasbi juga mengaku ada pihak yang siap meladeni taruhan Alphard. Hasan menyebut pihak yang berani meladeni taruhannya adalah pendukung Anies.

"Ya, sudah (sudah ada yang berani bertaruh)," kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Kamis (23/6).

"Sudah ada lawan dari pendukung Anies," terangnya. Namun Hasan tidak menyebutkan identitas pendukung Anies dimaksud.

(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT