MK Didesak Segera Pilih Ketua Baru Pengganti Anwar Usman

ADVERTISEMENT

MK Didesak Segera Pilih Ketua Baru Pengganti Anwar Usman

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 15:02 WIB
Agus Riewanto
Agus Riewanto (dok.pri)
Jakarta -

Ahli hukum tata negara (HTN) Agus Riewanto meminta Mahkamah Konstitusi (MK) segera memilih ketua baru. Hal itu agar menghindari kecurigaan publik setelah MK membatalkan Pasal 87a UU MK terkait masa transisi Ketua MK.

"Agar tidak menimbulkan transisional yang berkepanjangan, konflik dan syak wasangka yang berlebihan akan lebih baik jika 9 hakim MK segera bermusyawarah untuk melakukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK," kata Agus saat berbincang dengan detikcom, Jumat (24/5/2022).

Ketentuan Pasal 87a yang dibatalkan MK karena bertentangan dengan UUD 1945 itu terkait dengan masa jabatan Ketua dan Wakil ketua MK yang sudah harus berakhir sejak putusan MK dibacakan. Karena putusan MK bersifat final and binding (final dan mengikat).

"Bahkan bersifat erga omnes (harus dipatuhi oleh semua pihak)," kata pengajar FH UNS Solo itu.

Namun dalam pertimbangannya, MK memberi tenggat 9 bulan sejak putusan ini agar dilakukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK yang baru.

"Jika dibaca secara penafsiran sistematis sebenarnya makna 9 bulan itu bersifat transisional dan maksimal, jadi pemilihan ketua dan wakil ketua MK dapat dilakukan secepat-cepatnya akan lebih baik tidak harus menunggu 9 bulan," ucap Agus.

Oleh sebab itu, Agus menilai posisi Ketua MK Anwar Usman dan Wakil Ketua Aswanto saat ini masih sah menjabat meskipun merupakan Ketua dan Wakil Ketua MK dalam kondisi transisional. Ketidaksahannya jabatannya jika hingga tenggat 9 bulan ke depan masih memangku jabatan Ketua dan Wakil Ketua MK.

"Agar tidak menimbulkan transisional yang berkepanjangan, konflik dan sak wasangka yang berlebihan akan lebih baik jika 9 hakim MK segera bermusyawarah untuk melakukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK. Meskipun tidak menutup kemungkinan keduanya dapat mencalonkan diri kembali karena baru menjabat satu periode," beber Agus.

Simak video 'Alasan Anwar Usman Harus Mundur dari Kursi Ketua MK':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT