ADVERTISEMENT

4 Mahasiswi UNM Ngaku Dilecehkan Oknum Dosen, Ada yang Saat Bimbingan

Muh Ishak Agus - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 12:30 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Foto ilustrasi pelecehan seksual. (iStock)
Jakarta -

LBH Makassar dan LBH Apik mendampingi 4 mahasiswi yang diduga menjadi korban dugaan pelecehan seksual pria H, oknum dosen Universitas Negeri Makassar (UNM). Korban disebut memberikan pengakuan beragam, mulai dilecehkan saat bimbingan skripsi hingga tidur di pangkuan korban.

"(Bentuk pelecehan seksual) mulai dari verbal sampai fisik, seperti meraba paha, ada juga di mana pelaku tiba-tiba tidur di pangkuan korban," kata Ketua Divisi Perempuan Anak dan Disabilitas LBH Makassar Resky Pratiwi kepada detikSulsel, seperti dilansir detikSulsel, Rabu (22/6/2022).

Menurut Resky, modus pelecehan seksual tidak hanya saat bimbingan skripsi. Pelecehan juga terjadi saat korban berinteraksi biasa dengan dosen H di lingkungan kampus.

"Sementara ini 4 (mahasiswi). Tidak semua juga saat bimbingan, ada juga saat berinteraksi biasa di kampus," ungkapnya.

Keempat mahasiswi UNM ini mengaku dilecehkan oleh oknum dosen yang sama. Yaitu dengan inisial H. "Dosen yang sama. Iya (dosen inisial H)," terangnya.

Wakil Rektor III UNM Sukardi Weda mengatakan penjelasan sebaiknya disampaikan langsung pihak komisi kode etik UNM. Namun Ketua Komisi Kode Etik Prof Sahrul M belum memberikan tanggapan lebih lanjut saat dicoba dihubungi.

"Bisa dikomunikasikan ke Ketua Komisi Kode Etik," kata Sukardi saat dimintai konfirmasi terpisah.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga video 'Unsrat Manado Bentuk Tim Investigasi Usut Dugaan Dosen Cabuli Mahasiswi':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT