ADVERTISEMENT

PSI ke Anies soal Polusi Udara: Kalau Cuma Menyalahkan, Semua Juga Bisa

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 08:50 WIB
Anggara Wicitra Sastroamidjojo
Anggara Wicitra (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkait Jakarta jadi kota paling berpolusi di dunia dengan menyinggung polusi udara tak kenal batas administrasi. PSI menyebut Pemprov DKI Jakarta harusnya merangkul wilayah sekitar, bukannya menyalahkan.

"Menurut saya harusnya Jakarta yang merangkul wilayah sekitar, karena Jakarta punya kemampuan fiskal yang jauh lebih baik daripada wilayah sekitar. Kalau hanya bisa menyalahkan wilayah sekitar, ya semua juga bisa, tapi perlu kolaborasi dengan wilayah penyangga. Katanya Jakarta Kolaborasi, ya harus dibuktikan," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra saat dihubungi, Rabu (22/6/2022).

Anggara menilai permasalahan polusi udara harus diselesaikan dengan kedewasaan. Dia meminta kepala daerah DKI Jakarta dan sekitarnya harus menekan ego sektoral dan teritorial masing-masing untuk membicarakan persoalan tersebut.

"Permasalahan ini perlu kedewasaan setiap kepala daerah untuk menekan ego sektoral dan teritorial untuk sama-sama duduk bersama bersinergi. Mendengar jawaban Gubernur (Anies) saya jadi bertanya-tanya apakah selama ini pernah melakukan sinergi dan kolaborasi dengan daerah-daerah sekitar Jakarta terkait permasalahan polusi udara ini?" ucapnya.

Tak hanya itu, Anggara menyebut persoalan polusi udara ini juga berkaitan dengan banyaknya warga yang tinggal di wilayah Bodetabek terpaksa menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja di Jakarta. Dia lalu menyinggung program DP Nol Anies Baswedan.

"Karena nggak punya tempat hunian yang terjangkau di Jakarta. Harusnya program DP Nol bisa lebih masif dan dikerjakan serius, sehingga bisa menekan angka warga yang komuter dengan menggunakan kendaraan pribadi. Nah, hasilnya polusi udara yang berasal dari kendaraan pribadi bisa ditekan. Kalau memang DP Nol tidak berjalan, ya seharusnya ada pembangunan transportasi umum yang merata dan terintegrasi sampai ke Bodetabek," ujarnya.

Simak pernyataan Anies di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Respons Anies soal Kualitas Udara Jakarta yang Buruk':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT