ADVERTISEMENT

PDIP Sentil Anies: Udara Bersih Diklaim, Saat Polusi Salahkan Daerah Lain

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 07:08 WIB
Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak
Gilbert Simanjuntak (dok. Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkait Jakarta jadi kota paling berpolusi di dunia dengan menyinggung polusi udara tak kenal batas administrasi. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mengaku heran lantaran Anies justru menyalahkan daerah sekitar.

"Saya tidak melihat apa solusi yang ditawarkan, jadinya seakan dibiarkan saja menunggu banyak warga DKI mengalami gangguan pernafasan dan ada yang meninggal. Kalau mau menyalahkan daerah sekitar, daerah mana yang bikin polusi, lalu apa yang hendak dikerjakan Gubernur? Jelas ini terpolusi sedunia dan rakyat Jakarta yang korban," kata Gilbert saat dihubungi, Rabu (22/6/2022).

Gilbert lalu menyinggung Anies sempat 2 kali membanggakan udara bersih Jakarta tanpa menyebut itu karena pandemi COVID-19. Menurutnya, ketika polusi udara Jakarta terburuk, Anies justru menyalahkan daerah lain.

"Anehnya saat udara bersih berani klaim hingga 2 kali tanpa menyebutkan dampak COVID, giliran polusi menyalahkan pihak lain," ucapnya.

Gilbert pun menyebut Anies asal lempar tanggung jawab terkait polusi udara di Jakarta. Dia menyarankan Anies menyerah saja jika memang tidak bisa mengatasi persoalan polusi udara di Jakarta.

"Saya melihat ini melempar tanggung jawab, atau tidak mampu mengatasi. Sebaiknya pernyataan lempar handuk saja, menyerah dan biar pemerintah pusat yang menyelesaikan," ujarnya.

Gilbert lantas memberikan masukan jangka panjang dan pendek ke Anies untuk mengatasi polusi udara di Jakarta. Menurutnya Pemprov DKI Jakarta bisa mulai dengan memberi target minimal jumlah kendaraan yang ada di jalan setiap harinya, menaikkan pajak progresif kendaraan, hingga menaikkan pajak parkir.

"Banyak hal, setidaknya target jumlah kendaraan di jalan minimal, untuk jangka panjang. Tapi harus disusun sejak sekarang, karena ini akan makin polusi, kendaraan nambah terus. Jangka pendek perlu juga dibuat, seperti bermasker, menaikkan pajak progresif, menaikkan pajak parkir dan lain lain. Tentu melalui kajian dulu," tuturnya.

Simak pernyataan Anies di halaman berikutnya.

Saksikan Adu Perspektif: Pidato Megawati dan Gerilya Parpol Cari Koalisi

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT