ADVERTISEMENT

Visi Filosofis Pembangunan IKN dan Upaya Pelestarian Lingkungan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 22:17 WIB
Jokowi Tinjau Persemaian Mentawir
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Pembangunan dasar Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai dengan ditandai pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir. Visi filosofis pembangunan IKN yang mengedepankan upaya pelestarian lingkungan dinilai perlu diapresiasi.

"Yang menarik dari rencana pembangunan ini, bukan dimulai dari visi fisiknya. Tapi visi filosofis ya. Menyiapkan lahan pembibitan untuk memastikan keterjagaan standar kawasan natural dengan vegetasi yang heterogen patut diapresiasi," kata Pemimpin Redaksi detikcom, Alfito Deannova, dalam pernyataannya setelah mengunjungi titik pembangunan IKN, Rabu (22/6/2022).

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini mengundang sejumlah pemimpin redaksi media massa untuk meninjau lokasi pembangunan IKN. Jokowi dan para pimred mengunjungi Persemaian Mentawir dan meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.

Kembali ke pernyataan Alfito. Dia mengatakan hal lain yang menjadi pembeda dari pembangunan IKN adalah pengolahan air bersih untuk cadangan air tanah.

"Selain itu kesiapan sarana pendukung seperti pembangunan bendungan dan sarana pengolahan air bersih demi preservasi cadangan air tanah yang terjang membuat visi pembangunan ibu kota baru Indonesia berbeda dengan pola pembangunan ibu kota baru negara lain di dunia," imbuh Alfito.

Komitmen mengenai pembangunan IKN yang memperhatikan aspek lingkungan juga sebelumnya disampaikan Jokowi. Mantan Gubernur DKI itu juga menyampaikan pembangunan jalan di kawasan IKN segera dimulai.

"Adanya bendungan ini menunjukkan pembangunan basic di infrastruktur sudah mulai. Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan juga dimulai," kata Jokowi saat meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi seperti dalam keterangan tertulis dari Biro Pers, Media dan Sekretariat Presiden.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT