ADVERTISEMENT

Komunikasi Jokowi dengan Zelensky-Putin: Dari Telepon hingga Akan Bertemu

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 13:21 WIB
Kapan Presiden Jokowi lahir? Hari ini, Selasa (21/6/2022) adalah hari kelahiran Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Jokowi berulang tahun yang ke-61.
Presiden Jokowi (Kris/BPMI Setpres)

Jokowi Undang Ukraina ke G20

Kepada Zelensky, Jokowi mendapat perkembangan terkini mengenai situasi di sana. Jokowi juga mengungkapkan Zelensky meminta bantuan persenjataan.

"Dalam pembicaraan, dalam perbincangan telepon dengan Presiden Ukraina, saya memperoleh update mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina, dalam pembicaraan itu dibahas juga berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia," ucapnya.

Namun permintaan bantuan senjata ditolak Jokowi dengan alasan amanat konstitusi. Meski begitu, Jokowi memastikan RI akan memberikan bantuan kemanusiaan ke Ukraina. Jokowi pun menyampaikan harapan agar adanya solusi damai antara Rusia-Ukraina.

"Saya menegaskan bahwa sesuai amanat konstitusi Indonesia dan prinsip luar negeri Indonesia, melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain. Namun, saya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Saya sampaikan mengenai harapan agar perang dapat segera dihentikan dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan," ujarnya.

Jokowi mengatakan G20 memiliki peran untuk memulihkan ekonomi dunia. Dia menyebut saat ini ada dua persoalan besar yang mempengaruhi dunia, yakni pandemi COVID dan perang Rusia-Ukraina. Untuk itulah Jokowi mengundang Presiden Ukraina Zelensky untuk hadir ke G20.

"Dalam konteks inilah maka dalam pembicaraan per telepon kemarin saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20, dan terakhir perbincangan per telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Rusia memberikan update mengenai situasi di Ukraina, termasuk proses negosiasi yang terus berlangsung antara Rusia dan Ukraina," ujarnya.

Putin Dipastikan Hadir di G20

Jokowi juga mengungkap Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan hadir ke G20. Jokowi mengatakan Indonesia siap berkontribusi dalam mengupayakan solusi damai kedua negara tersebut.

"Saya kembali menekankan pentingnya perang segara diakhiri, saya juga menekankan solusi damai dapat terus dikedepankan dan Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menyampaikan terima kasih atas undangan KTT G20 dan beliau menyatakan akan hadir," ujarnya.

Jokowi menegaskan RI ingin menyatukan G20 demi mewujudkan perdamaian dan stabilitas. Dengan begitu, pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia dapat tercapai.

"Sebagai penutup, saya ingin menekankan bahwa Indonesia ingin menyatukan G20, jangan sampai ada perpecahan, perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia. Demikian yang bisa saya sampaikan, terima kasih," tuturnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT