ADVERTISEMENT

Jokowi Akan ke Ukraina-Rusia, Menlu: Presiden Pilih Berkontribusi, Tidak Diam

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 12:44 WIB
Menlu Retno Marsudi
Menlu Retno Marsudi (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menlu RI Retno Marsudi mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Retno mengatakan Jokowi memilih berkontribusi dan mendorong perdamaian.

"Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kiev, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal. Kita paham situasi saat ini masih sangat sangat-sangat complicated," kata Retno dalam press briefing secara virtual, Rabu (22/6/2022).

Kunjungan Jokowi itu dilakukan setelah menghadiri KTT G7 di Jerman pada 26-27 Juni. Jokowi akan melakukan pertemuan secara langsung dengan kedua pimpinan negara yang sedang perang itu.

"Dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden Zelensky dan Presiden Putin," katanya.

Menlu: Presiden Pilih Berkontribusi

Retno mengatakan Jokowi ingin berkontribusi di tengah masalah yang sangat rumit akibat perang Rusia dan Ukraina. Retno menyebut Jokowi menjadi pimpinan negara di Asia pertama yang melakukan kunjungan ke Rusia dan Ukraina.

"Dunia juga paham mengenai kompleksitas masalah yang ada. Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai Presiden G20 dan salah satu anggota Champion Group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam. Presiden Jokowi akan merupakan pemimpin Asia pertama yang akan melakukan kunjungan ke dua negara tersebut," jelasnya.

Kunjungan Jokowi itu, kata Retno, menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Retno menekankan bahwa Indonesia selalu mendorong spirit perdamaian.

"Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara terutama negara berkembang dan berpendapatan rendah, dan terus mendorong spirit perdamaian," tuturnya.

Setelah dari Ukraina dan Rusia, Jokowi akan melanjutkan kunjungan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dalam kunjungan itu, Jokowi akan menindaklanjuti kerja sama di bidang ekonomi.

"Kunjungan dimaksudkan untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang ekonomi antara kedua negara," tutur dia.

Simak juga 'Jokowi dan Presiden Jerman Diskusi soal Situasi Perang Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT