ADVERTISEMENT

Pandeglang Peringkat Pertama Kasus Stunting Tertinggi di Banten

Aris Rivaldo - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 10:16 WIB
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Pandeglang Encep Hermawan
Encep Hermawan (Foto: dok. Istimewa)
Pandeglang -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang menyebut angka stunting di Kabupaten Pandeglang berada di urutan pertama tertinggi se-Provinsi Banten. Berdasarkan hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2021, stunting di Pandeglang berada pada angka 37,8 persen.

"Kasus stunting di Pandeglang menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) memang diperingkat tertinggi se-Banten berada di angka 37,8 persen," kata Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Pandeglang, Encep Hermawan, Rabu (22/6/22).

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. Encep mengatakan beberapa faktor penyebab terjadinya stunting di Pandeglang ialah tingkat ekonomi rendah.

Rendahnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi juga jadi faktor penyebab stunting. Menurutnya, pemberian ASI eksklusif di Pandeglang rendah.

"ASI eksklusifnya mungkin rendah di Kabupaten Pandeglang. Karena memang masih di angka 40 persen ASI eksklusif. Paling dominan adalah asupan gizi dari mulai bayi, seribu (hari) pertama kehidupan memang asupannya dari ASI eksklusif," terangnya.

"Tapi tidak hanya itu mungkin juga ada kesalahan pola asuh. Kesalahan pola asuh dalam memberikan makanan pada bayi dan anak," ungkapnya.

Atas hal itu, pihaknya mengaku saat ini fokus melakukan pencegahan agar angka stunting di Pandeglang menurun.

"Makanya fokus ke penanganan kita itu pencegahan, bagaimana supaya tidak terjadi stunting dan memang bagi balita stunting kita tangani walaupun emang hanya beberapa persen kita tangani. Jadi fokus kita lebih ke pencegahan," katanya.

Simak juga 'Strategi Jokowi Capai Target Angka Stunting 14% pada 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT