Gerindra Sentil Kadis Parekraf soal 'Bungkus Night': Anies Harus Evaluasi

ADVERTISEMENT

Gerindra Sentil Kadis Parekraf soal 'Bungkus Night': Anies Harus Evaluasi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 05:28 WIB
Hamilton Spa di RUko Grand Wijaya, Jaksel, disegel usai viral Bungkus Night.
Foto: Hamilton Spa di RUko Grand Wijaya, Jaksel, disegel usai viral 'Bungkus Night'. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Adi Kurnia Setiadi menilai Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) kecolongan soal 'Bungkus Night' di Jakarta Selatan. Polisi telah menyebut 'Bungkus Night' merupakan prostitusi.

"Kecolongan banget. Saya pikir Kadis Parekraf tidak kerja. Apalagi kejadian ini (acara Bungkus Night) bukan pertama. Ini kedua, dan dipromosi melalui media sosial. Gubernur harus evaluasi kerjanya nih bagaimana," kata Adi Kurnia saat dihubungi, Selasa (21/6/2022).

Wakil Sekretaris Fraksi Gerindara, Adi Kurnia SetiadiWakil Sekretaris Fraksi Gerindara, Adi Kurnia Setiadi Foto: dok. Pribadi

Menurut Wakil Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI itu, Dinas Parekraf harus memiliki tanggung jawab soal pengawasan terharap industri pariwisata di Jakarta. Jangan sampai Dinas membiarkan atau malah memfasilitasi pelanggaran, khususnya prostitusi.

"Kalau saya baca, kan sudah ditetapkan jadi tersangka. Tanggung jawab kerja dan moral Kadis harus ada. Jangan sampai tutup mata, dan main mata," ucapnya.

Adi akan mengusulkan kepada Ketua Komisi B DPRD DKI untuk memanggil Dinas Parekraf. Menurutnya pelanggaran industri hiburan di DKI Jakarta tak hanya sekali.

"Minta Komisi B memanggil khusus Dinas Parekraf agar bisa menjelaskan atau pertanggung jawabkan yang selama ini viral," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta menyebut sanksi yang akan diberikan adalah penutupan permanen.

"Kita sudah terus mengikuti perkembangan bersama Dinas Parekraf kalau pelanggarannya berupa adanya kegiatan pelanggaran prostitusi, maka mengacu ketentuan Pergub 18 Tahun 2018, maka tindakan sanksi yang bisa dikenakan adalah penutupan secara permanen," ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi, Selasa (21/6/2022).

Izin usaha Hamilton Spa & Massage juga terancam dicabut. Dia mengatakan penutupan permanen dan pencabutan izin usaha akan dilakukan ketika Satpol PP mendapat surat rekomendasi dari Dinas Parekraf DKI Jakarta.

"Ya mekanismenya Satpol PP menunggu nanti ada rekomendasi yang disampaikan Dinas Parekraf terkait dengan pelanggaran yang terjadi di Hamilton," ucap Arifin.

"Nanti dari surat itu kami akan melakukan tindakan itu berupa tadi penutupan secara permanen dan kalaupun ada izinnya maka tentu izinnya akan diajukan ke yang mengeluarkan izin akan dibekukan izinnya," sambungnya.

Diketahui, izin usaha Hamilton Spa & Massage tersebut tercatat sebagai restoran dan spa. Namun pihak kepolisian menyatakan kegiatan 'Bungkus Night' adalah praktik prostitusi yang berkedok panti pijat.

Simak Video 'Penampakan Lokasi Spa Pesta 'Bungkus Night' yang Kini Disegel Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT