ADVERTISEMENT

KPK Bergeming Saat Diserang Mardani Maming

M Hanafi - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 21:31 WIB
Bendum PBNU Mardani Maming
Foto: Nahda/detikcom

PBNU Siap Beri Bantuan Hukum

PBNU menyatakan bakal mengkaji lebih dulu soal status hukum Mardani Maming. PBNU menyatakan belum mengetahui apa kasus yang menjerat Mardani Maming.

"Kita sudah dengar kabar itu tapi kita akan pelajari dulu nanti ya, karena ini baru hari ini. Sekarang kan kita belum mengetahui secara detil bagaimana sebetulnya duduk perkaranya kita akan pelajari nanti," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf saat Peringatan 1 Abad NU di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/6).

Yahya mengatakan belum berkomunikasi lagi dengan Mardani Maming. Dia mengatakan PBNU bakal memberi bantuan hukum ke Mardani Maming yang merupakan Bendahara Umumnya.

"Belum, belum ada komunikasi. Oh, iya jelas, nanti tentu akan kami berikan bantuan sebagaimana mestinya," kata Gus Yahya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kiri) (M Hanafi Aryan/detikcom)Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kiri) (M Hanafi Aryan/detikcom)

Mardani Maming Merasa Dikriminalisasi

Dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (21/6/2022), Mardani Maming menuding adanya mafia hukum di Indonesia. Dia meminta negara tidak boleh kalah oleh mafia hukum.

"Negara ini tidak boleh kalah dengan mafia hukum, anak muda harus bersatu melawan ini semua. Hari ini giliran saya dikriminalisasi, yang akan datang bisa jadi giliran Anda. Sudah banyak yang menjadi korban," ujar Maming dalam pernyataan resminya lewat tim media Hipmi.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu mengungkapkan kehadiran mafia hukum sangat mengganggu iklim investasi di Indonesia. Dia menegaskan tidak takut melawan mafia hukum. Sebab, menurutnya, kebenaran akan tetap menang.

Mardani Maming tidak membeberkan secara gamblang siapa mafia hukum yang dimaksud. Namun, menurutnya, negara Indonesia harus diselamatkan dari mafia hukum.

"Saya akan bongkar bagaimana oknum aparat hukum berkolaborasi dalam kriminalisasi hukum dan bikin kekuatan bisnis bersama mafia hukum," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT