ADVERTISEMENT

detik's Advocate

Saya Bandar Arisan Dituduh Bank Bodong, Bagaimana Secara Hukum?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 08:08 WIB
a group of asian chinese female friends having social gathering in apartment eating pizza in dining room at night
Ilustrasi arisan (iStock/detikcom)
Jakarta -

Bagi sebagian masyarakat, arisan menjadi tumpuan di kala ekonomi sedang kesusahan. Aktivitasnya sepintas seperti bank simpan pinjam. Tapi bagaimana secara hukum?

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca yang diterima detik's Advocate:

Halo detik's Advocate
Saya sekarang jadi bandar arisan. Anggotanya teman-teman kuliah, teman sekolah dan teman-teman sepermainan.

Satu kali putaran arisan, satu tahun yang dikocok sebulan dua kali. Arisan ini sudah berjalan dua tahun lamanya dan semuanya berjalan baik.

Masuk tahun ketiga, ada salah satu anggota yang tidak menyetor arisan. Saat ditagih, dia malah lebih galak. Pernah dia mau mengancam saya sebagai bank bodong.

Atas masalah ini, mohon penjelasannya.

Wasalam
Imam
Surabaya

Pembaca detikcom juga bisa mengirim pertanyaan serupa dengan dikirim ke email: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com

Simak juga 'Tengah Malam Dapat Spam Penawaran Kartu Kredit Dll, Bisakah Dipidanakan?':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT