ADVERTISEMENT

Wakil Ketua MPR Minta Prasasti Pucangan di India Dikembalikan ke RI

Erika Dyah - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 21:13 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak agar Prasasti Pucangan peninggalan Raja Airlangga dari Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur segera dikembalikan ke Tanah Air. Pasalnya, prasasti yang kini berada di India tersebut merupakan bagian dari sejarah Nusantara yang sarat nilai peradaban untuk diwariskan pada generasi penerus bangsa.

"Upaya untuk mengembalikan Prasasti Pucangan ke Tanah Air harus diupayakan, mengingat prasasti itu merupakan bagian dari perjalanan sejarah di Nusantara yang mengandung nilai-nilai budaya bangsa ini," kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Senin (20/6/2022).

Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia di Gedung DPR/MPR, Jakarta. Perempuan yang akrab disapa Rerie ini mengatakan identitas bangsa yang memiliki nilai sejarah peradaban yang tinggi, seperti Prasasti Pucangan, harus menjadi prioritas untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Untuk itu, ia berharap semua pihak mengambil peran dalam proses pengembalian benda-benda bersejarah yang terkait dengan perjalanan bangsa ini. Ia pun sangat mengharapkan kepedulian pemerintah dalam melakukan repatriasi sejumlah peninggalan sejarah bangsa yang saat ini berada di luar negeri.

Menurutnya, dengan dikembalikannya peninggalan sejarah ini, nilai-nilai budaya yang diwariskan peradaban nusantara di masa lalu dapat dipelajari dan dipahami oleh generasi penerus bangsa. Apalagi, ia menilai pemahaman terhadap nilai-nilai peradaban Nusantara yang tinggi bisa menjadi modal untuk membangkitkan semangat dan kebanggaan anak bangsa terhadap Tanah Air.

Rerie mengatakan di tengah upaya bangsa untuk bangkit dari ancaman keterpurukan di sejumlah bidang, berbagai potensi untuk memicu semangat dan bersatu untuk bangkit harus segera direalisasikan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Ahli Epigrafi Indonesia, Dr. Ninie Susanti yang hadir dalam kesempatan ini mengungkap Prasasti Pucangan merupakan peninggalan penting di Nusantara.

Ia menjelaskan prasasti pada tahun 1037 Masehi itu berisi tentang riwayat hidup Raja Airlangga yang paling lengkap. Ketika itu Airlangga merupakan raja terbesar di Asia Tenggara. Menurut paparannya, Prasasti Pucangan dibawa ke India pada masa Raffles berkuasa di Nusantara.

(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT