ADVERTISEMENT

Saat Khilafatul Muslimin Janji Setia ke NKRI Usai Ditolak Warga Bekasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 21:02 WIB
Amir Khilafah Khilafatul Muslimin Bekasi, Abu Salma memimpin para anggotanya deklarasi kebangsaan, Senin (20/6/2022).
Khilafatul Muslimin Bekasi Deklarasi Kebangsaan (Dwi Rahmawati/detikcom)

Khilafatul Muslim Bekasi Berhenti Operasi

Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah yang dinaungi Khilafatul Muslimin di Pekayon, Bekasi, menghentikan kegiatannya malam ini. Puluhan santri pun dipulangkan.

Pantauan detikcom di lokasi, Jalan Kompleks Patal RT 08 RW 03, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kamis (16/6/2022), pukul 18.15 WIB, para santri satu per satu keluar dari Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah sambil membawa barang bawaannya.

Barang-barang para santri dikumpulkan di satu titik. Sementara pengurus mencabut spanduk hingga plang bertulisan 'Khilafatul Muslimin'.

Sekitar pukul 18.50 WIB, dua unit mobil Elf penjemput para santri datang ke depan pondok pesantren. Para santri pun segera memasukkan barang-barangnya ke dalam mobil.

Para santri itu rata-rata masih anak-anak hingga usia remaja. Mereka kemudian saling mengucapkan salam perpisahan satu sama lainnya.

Juru bicara Khilafatul Muslimin di Bekasi, Abu Salma alias Djhonny Pahamsah, mengatakan kegiatan di Ponpes Ukuwwah Islamiyah ini dihentikan menyusul adanya penolakan dari warga setempat. Abu Salma mengaku pihaknya juga dipanggil pihak kecamatan untuk membicarakan spanduk penolakan. Abu Salma mengatakan pihaknya akan kooperatif dan siap diedukasi.

"Pertama kita menghadiri undangan camat pukul 09.00 terkait dengan spanduk yang beredar tentang penolakan Khilafatul Muslimin di lingkungan kita, karena di media saya sampaikan bahwasanya saya kooperatif dan saya siap edukasi dan siap untuk diarahkan oleh aparat maka disambut oleh pihak aparat diundang dan kami hadir alhamdulillah tadi," ujar Abu Salma kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/6).

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT