ADVERTISEMENT

Ini Cuitan Roy Suryo soal Meme Stupa Borobudur Dinilai Lecehkan Umat Buddha

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 18:49 WIB
Pelapor melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya
Herna Sutana, perwakilan umat Buddha melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait unggahannya soal meme stupa Candi Borobudur. Pelapor menilai ada kalimat yang ditulis Roy Suryo dan dianggap telah melecehkan umat Buddha.

"Ada kata-kata yang sangat menyinggung kami sebagai Umat Buddha, kata-kata yang dicantumkan terlapor adalah mengubah ikonik Borobudur. Kalimat yang dia tambahkan adalah 'lucu, hehehe, ambyar'. Itu bahasa yang betul-betul melecehkan," kata pelapor, Herna Sutana, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/6/2022).

Menurut Herna, Roy Suryo diyakini mengetahui soal simbol agama yang melekat pada Candi Borobudur. Namun secara sadar Roy Suryo menambahkan kalimat yang dinilai pihaknya telah menyakiti umat Buddha.

"Dia tahu bahwa itu yang diedit itu simbol agama yang sangat sakral, dia tahu itu diubah tapi itu ditertawakan. Itulah bahasanya yang membuat kami bereaksi. Itu simbol agama kami dibuat seperti itu terus ditertawakan, dilecehkan karena itu kami bersikap membawa ini ke ranah hukum," jelas Herna.

Selain itu, Herna menyebut laporan dari pihaknya hari ini murni atas keresahan umat Buddha yang merasa telah dilecehkan oleh Roy Suryo. Dia membantah laporannya ini akibat adanya provokasi dari pihak lain.

"Kami tidak campur adukan dengan masalah hal-hal lain. Terkait ada buzzer yang provokasi kami tidak masuk ke ranah sana. Ini murni kami lakukan sebagai umat Buddha yang kami perjuangkan kehormatan harga diri marwah agama kami yang dilecehkan," jelas Herna.

Herna pun angkat bicara soal permintaan maaf dari Roy Suryo dan klaim terlapor yang telah menghapus unggahan meme Candi Borobudur di media sosialnya.

"Menghapus itu bukan berarti masalah selesai. Kalau yang bersangkutan minta maaf ini bukan kami yang memutuskan. Kalau kita bicara patung Buddha itu simbol agama umat Buddha seluruh dunia. Kami serahkan itu kepada proses hukum," tutur Herna.

Laporan dari Herna kini telah diterima di Polda Metro Jaya. Roy Suryo dilaporkan atas Pasal 156 A, 28 A ayat 2, dan Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/3042/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya. Laporan itu kini bakal ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.


Baca di halaman selanjutnya: Roy Suryo meminta maaf.

Simak Video: Laporan Ditolak, Dharmapala Nusantara Tetap Kawal Kasus Roy Suryo

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT