Pengungsi Merapi Sakit ISPA
Minggu, 11 Jun 2006 11:22 WIB
Klaten - Masalah kesehatan kembali menimpa pengungsi Merapi. Sebagian pengungsi di Desa Keputeran, Kecamatan Kemalang, Klaten, menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)."Karena kondisi cuaca dan banyak debu. Rata-rata kena, tapi nggak semua," jelas Gunawan, seorang perawat di Puskesmas Keputeran, kepada detikcom, Minggu (11/6/2006).Untuk mengatasi masalah kesehatan pengungsi, Puskesmas Keputeran buka selama 24 jam yang terbagi dalam 3 shift. Tiap shift terdiri dari 1 dokter atau perawat dan 1 tenaga bantuan.Puskesmas Keputeran pun dibantu oleh PMI Provinsi Jawa Tengah. Sementara untuk obat-obatan, mereka cukup mendapat pasokan dari Dinas Kesehatan Klaten dan Gudang Farmasi Klaten.Selain masalah kesehatan, secara umum kondisi pengungsi cukup baik. Sebanyak 1.411 pengungsi dapat tertampung dalam 30-an tenda di lapangan bola Keputeran. PDAM Klaten memasok air secara teratur dengan menyiapkan 4 tandon air.Danbekang TNI-AD Surakarta juga menyiapkan bantuan alat masak. "Hanya lauk-pauk yang kurang," ujar Camat Giyanto menambahkan.Para pengungsi berasal dari Desa Sidorejo, Tegalmulyo, dan Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Klaten. Kebanyakan mereka adalah orang-orang tua, ibu-ibu, dan anak-anak. Sementara para pemuda tetap berada di desa untuk berjaga-jaga."Kalau sore saya pulang ke desa memeriksa rumah," ujar Nyoto (50), yang sudah sebulan mengungsi ke Keputeran.
(fay/)











































