ADVERTISEMENT

3 Nama Bakal Capres Jadi Modal NasDem Komunikasi dengan Partai Lain

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 19 Jun 2022 22:36 WIB
Partai NasDem gelar rapat kerja nasional di JCC, Jakarta, Rabu (15/6/2022). Rakernas dibuka oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Foto: Rakernas NasDem (Agung Pambudhy/detik)
Jakarta -

Wakil Sekretaris Jenderal DPP NasDem, Hermawi Taslim menyebut pihaknya masih terbuka untuk berkoalisi dengan partai lain usai mengusung 3 nama bakal calon presiden (Capres) 2024. Menurutnya, situasi politik saat ini masih sangat cair.

"Tiga nama ini akan terus kita sosialisasikan. Ini menjadi modal dasar NasDem untuk berdialog dengan partai-partai lain sampai pada saatnya diumumkan bersama teman-teman koalisi seperti apa, itu masih cair semua," papar Hermawi dalam acara Total Politik di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2022).

Hermawi mengatakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem yang menghasilan 3 nama merupakan hasil pengusulan. Dia menyebut banyak tokoh lain yang memiliki dukungan banyak, salah satunya Rahmat Gobel.

"Jadi apa yang terjadi kemarin itu mekanisme cara mengusung, bukan voting. Sebenarnya ada banyak nama yang masuk, termasuk Pak Dudung, termasuk tokoh internal seperti Rahmat Gobel itu suaranya cukup banyak. Kita hanya mencoba beradaptasi dengan dinamika yang ada," sambungnya.

Hermawi menegaskan pengusungan nama capres dipertimbangkan secara matang. Mekanisme Rakernas, lanjut dia, untuk mengantisipasi dinamika yang berkembang supaya nama capres tidak menjadi bola liar.

"Itu sebabnya teman-teman di daerah, juga mendorong kita untuk sesegera mungkin menentukan sikap mengantisipasi dinamika yang berkembang. Sebenarnya kalau mau jujur, kecuali PDI Perjuangan, situasi sekarang masih cair termasuk KIB masih seperti kita," tutur Hermawi.

"Yang terjadi dengan mekanisme Rakernas itu, memang supaya tidak masing-masing ketua wilayah klaim sendiri. Setelah bulan lalu, banjir pernyataan-pernyataan per orangan yang kebetulan punya jabatan. Namun, memang kita minta turun ke kabupaten, kota, bikin rapat kerja," imbuhnya.

Baca berita selengkapnya di halaman berikut

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT