ADVERTISEMENT

Pesawat Delay 3 Jam Hingga Penumpang Turun, Super Air Jet Minta Maaf

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 19 Jun 2022 21:42 WIB
Super Air Jet
Foto: Dok. Super Air Jet
Jakarta -

Super Air Jet meminta maaf atas penerbangan sempat delay sampai tiga jam. Super Air Jet menyampaikan sudah mempersiapkan penerbangan pengganti dengan pesawat lainnya.

"Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman yang timbul. Super Air Jet telah menjalankan ketentuan menurut persyaratan yang berlaku. Super Air Jet mempersiapkan keberangkatan dengan mengganti menggunakan pesawat lainnya yaitu Airbus 320-200 beregistrasi PK-SAQ. Pesawat sudah menjalani pengecekan dan dinyatakan aman dioperasikan," kata Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari melalui keterangan tertulis, Minggu (19/6/2022).

Video pesawat Super Air Jet delay tiga jam viral di media sosial. Video tersebit menunjukkan aksi penumpang Super Air Jet yang ramai-ramai turun dari pesawat karena penerbangan delay tiga jam. Pihak Super Air Jet pun meminta maaf.

Video yang viral di Twitter itu awalnya berasal dari unggahan seorang pengguna TikTok. Dalam video itu dinarasikan bahwa para penumpang sudah melakukan boarding sejak pukul 16.40 WIB dari Yogyakarta. Namun, pada pukul 19.30 WIB pesawat tak kunjung terbang. Seorang wanita dalam video itu pun mengajak penumpang turun.

Ari mengatakan pihaknya telah menerapkan semua standar operasional sesuai prosedur. Dia menyebut Super Air Jet mengutamakan keselamatan penumpang.

"Super Air Jet berkomitmen tetap mengutamakan operasional yang memenuhi faktor keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first). Seluruh operasional penerbangan dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur," ujar Ari.

Dia menjelaskan duduk perkara ini. Dia menerangkan bahwa pada Jumat (17/6), sebelum penumpang memasuki kabin pesawat udara, Airbus 320-200 registrasi PK-SJD sudah menjalani pengecekan (pemeriksaan) menyeluruh pada pesawat oleh teknisi dan pilot. Dari pemeriksaan tersebut, pesawat dinyatakan layak terbang.

"Pesawat dinyatakan layak terbang dan aman untuk dioperasikan (safe for flight). Super Air Jet pada penerbangan IU-319 akan dioperasikan menggunakan jenis pesawat Airbus 320-200 PK-SJD dengan jadwal terbang pukul 17.10 WIB dari Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) mengalami penundaan keberangkatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Ari mengatakan bahwa penundaan penerbangan ini akibat dari adanya indikator pada sistem yang harus segera dicek. Sehingga kata dia, keputusan pilot untuk menunda penerbangan sudah tepat.

"Dikarenakan ada salah satu indikator pada sistem pesawat yang menunjukkan segera dilakukan pengecekan. Dalam memastikan serta memenuhi faktor keselamatan dan keamanan, keputusan pilot sangat tepat dengan memutuskan penundaan keberangkatan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Seluruh tamu supers (penumpang Super Air Jet) diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu di terminal keberangkatan," ungkapnya.

(dek/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT