ADVERTISEMENT

Akhir Pekan, Jl Benyamin Sueb Kemayoran Macet Jelang Pintu Masuk PRJ

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 19 Jun 2022 17:36 WIB
prj
Jalan Benyamin Sueb macet sore ini. (Khairul/detikcom)
Jakarta -

Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, sore ini terpantau terjadi kemacetan. Kepadatan terjadi di sekitar pintu masuk JIExpo Kemayoran, venue acara Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2022.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (19/6/2022), pukul 16.28 WIB, kemacetan kendaraan mengular sepanjang 200 meter. Antrean kendaraan tepatnya terjadi di pintu masuk JIExpo Kemayoran.

Arus lalu lintas terpantau padat di dua sisi Jalan Benyamin Sueb. Mayoritas kendaraan yang melintas adalah kendaraan roda empat.

Petugas kepolisian tampak mengatur arus lalu lintas. Sementara itu, di Jalan HBR Motik, terlihat banyak warga yang sedang memandangi kemacetan.

Banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan di sisi jalan membuat arus lalu lintas makin padat. Sejumlah juru parkir liar tampak memarkirkan kendaraan para pengunjung.

Tampak ada sejumlah pengunjung Jakarta Fair yang berjalan kaki menuju area pintu masuk setelah parkir di sisi jalan. Hingga sore ini, kemacetan masih terjadi di Jalan Benyamin Sueb.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2022. Dia berharap Jakarta Fair menjadi tanda kebangkitan ekonomi di tengah pandemi Corona.

"Kita berharap dengan adanya Jakarta Fair Kemayoran tahun ini, maka tanda kebangkitan ekonomi kita akan semakin dipercepat dan kita berharap, masyarakat tergerak dan transaksinya pun meningkat sehingga berdampak pada perekonomian kita," kata Anies melalui keterangan tertulis, Jumat (10/6).

Anies mengatakan jumlah pengunjung Jakarta Fair 2019 mencapai 6,8 juta orang dengan total transaksi Rp 7,5 triliun. Anies yakin pengunjung PRJ tahun ini juga bisa seperti pada 2019.

"Kita berharap Jakarta Fair Kemayoran makin besar, karena selama ini merupakan ajang pameran terbesar, terlama dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara. Jadi bukan sekadar sebuah wahana yang besar skala Jakarta, tapi skala regional juga," ujarnya.

(rak/rak)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT