ADVERTISEMENT

Golkar Sindir Balik Rocky Gerung soal Penjilat: Dia Lupa Makan Obat!

Nahda Rizki Utami - detikNews
Minggu, 19 Jun 2022 00:40 WIB
Anggota DPR Fraksi Golkar Lamhot Sinaga
Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga (Foto: Golkar)
Jakarta -

Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga menanggapi pernyataan Rocky Gerung yang menyindir soal penjilat saat mengomentari momen makan siang Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketum parpol koalisi di Istana. Dia menilai tidak ada yang aneh dalam momen makan siang itu.

"Semua ketua umum parpol itu kan hadir pada saat ketum parpol yang bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma'aruf Amin itu kan hadir di acara pelantikan reshuffle itu. Pada selesai acara pelantikan, lalu kemudian Pak Jokowi mengajak mereka untuk makan bersama. Sehingga tidak ada yang aneh saat itu, karena semua bukan hanya ketua umum Golkar yang hadir di situ, tetapi seluruh parpol yang anggota kabinet itu hadir di sana," kata Lamhot kepada wartawan di Ayoja Coffee, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Lamhot menjelaskan seluruh ketum parpol menghadiri acara makan bersama dengan Jokowi. Dia menyindir balik Rocky Gerung yang menuding ada jilat-menjilat terkait pertemuan Jokowi dan para ketum parpol tersebut.

"Kalau Rocky Gerung mengatakan demikian, ya mungkin Rocky itu lupa makan obat dia atau baru bangun tidur dia, baru tahu ada apa kok liat TV kok ada makan ya dia belum sadar ya dia begitu," ucap Lamhot.

Lamhot mempertanyakan kembali siapa penjilat yang dimaksud Rocky Gerung. "Ya yang menjilat siapa? Kan semua ketum parpol yang bergabung di kabinet ada di situ," ujarnya.

Lebih lanjut, Lamhot juga bicara soal PKB yang harus kehilangan kursi Menteri Perdagangan (Mendag) yang sebelumnya dijabat oleh Muhammad Lutfi. Akan tetapi, Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menghadiri acara makan siang itu.

"Ada ketum parpol Gerindra, PAN, PKB, bahkan PKB yang kehilangan satu kursi pun ada di situ. Kan Mendag kursinya PKB, nah Cak Imin kan ada di makan siang itu. Semua. Ibu Mega ada," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Rocky Gerung berkomentar mengenai posisi duduk Presiden Jokowi saat makan bersama tujuh ketum parpol koalisi pendukung pemerintah sebelum reshuffle kabinet 15 Juni. Rocky menilai pada saat makan siang itu masih ada suasana tegang.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT