ADVERTISEMENT

Uji Coba Tebet Eco Park Jadi Zona Emisi Rendah, 176 Aparat DKI Berjaga

Wildan Noviansah - detikNews
Sabtu, 18 Jun 2022 11:35 WIB
Tebet Eco Park, Sabtu 18 Juni 2022, pukul 10.00 WIB. (Wildan Noviansah/detikcom)
Tebet Eco Park, Sabtu, 18 Juni 2022, pukul 10.00 WIB. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Petugas gabungan mulai Satpol PP hingga Dinas Perhubungan DKI melakukan pengamanan di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, hari ini. Pengamanan dilakukan sebagai respons rencana menjadikan kawasan ini sebagai zona emisi rendah.

"Ini merespons apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu, di mana sekitar kawasan Tebet Eco Park ini terjadi kesemrawutan, baik itu para pedagang kemudian parkir yang tidak teratur dan sebagainya," kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin saat ditemui di lokasi, Tebet Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Arifin mengatakan total ada 176 personel gabungan, mulai Satpol PP hingga Dishub dalam melakukan pengamanan tersebut.

Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin (Wildan Noviansah/detikcom)Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin (Wildan Noviansah/detikcom)

"Tiap hari ada penjagaan. Hanya dari sisi jumlah personel pada saat weekend berbeda. Jam pengawasan ini kita bagi dua shift. Dari pagi hingga malam dengan kekuatan kurang lebih 176 orang," ujarnya.

Arifin menuturkan personel tersebut akan berjaga di 17 titik penyekatan, di antaranya 11 titik di lingkar dalam dan 6 titik di lingkar dalam.

"Jadi ada 17 titik khususnya untuk Pol PP pengamanan penjagaan. Ada 11 titik di lingkar dalam, ada 6 titik di lingkar luar," kata dia.

Fokusnya, lanjut Arifin, para petugas melakukan penyekatan terhadap para pengendara yang akan melintas di kawasan Tebet Eco Park. Nantinya dipastikan tidak akan ada kendaraan yang melintas di sana selain penghuni sekitar.

Tebet Eco Park, Sabtu 18 Juni 2022, pukul 10.00 WIB. (Wildan Noviansah/detikcom)Tebet Eco Park, Sabtu 18 Juni 2022, pukul 10.00 WIB. (Wildan Noviansah/detikcom)

Selain itu, petugas mengingatkan para pedagang tidak berjualan di titik-titik yang memang tidak diperbolehkan.

"Jadi kita kerahkan personel untuk melakukan pengawasan dan mengingatkan kepada mereka untuk menempati parkir yang sudah disediakan. Ini dimaksudkan bahwa kawasan sekitar sini ditetapkan menjadi kawasan zona emisi rendah. Berarti lalin kendaraan mulai harus ada pembatasan," kata dia.

"Mereka bertugas di 17 titik itu pertama penyekatan terhadap pedagang supaya tidak masuk di tempat tempat yang memang tidak diperbolehkan," sambungnya.

Dia menegaskan para pengunjung taman masih tetap bisa berkunjung di area luar. Namun untuk parkir kendaraan diarahkan di tempat lain yang sudah disediakan.

"Lintasan untuk kendaraan tidak lagi bisa parkir semaunya karena jalannya juga sempit, agak susah. Jadi lokasi parkirnya sudah kita siapkan. Kemudian mereka jalan. Ada beberapa lokasi yang sudah ditentukan, sedang dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," kata dia.

"Karena ini untuk mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, lebih sehat, dari polusi udara, tempat ini ditetapkan sebagai zona emisi rendah. Masyarakat juga merasa nyaman, dan mereka yang datang ke sini juga bisa memanfaatkan tempat ini dengan baik," pungkasnya.

Simak Video 'Maaf, Tebet Eco Park Tutup Sementara hingga Akhir Juni':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT