ADVERTISEMENT

Alumni Prakerja Bicara 'Meski Tak Jadi Presiden Lagi', Jokowi: Rame Ini

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 16:06 WIB
Jokowi di Acara silaturahmi alumni penerima Kartu Prakerja di Bogor
Presiden Jokowi (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdialog dengan sejumlah alumni penerima Kartu Prakerja di Bogor. Suasana mendadak ramai kala salah seorang warga meminta program Kartu Prakerja tetap lanjut meskipun Jokowi tak lagi menjadi presiden.

Dialog Jokowi dengan sejumlah warga itu dilakukan dalam acara silaturahmi alumni penerima Kartu Prakerja di Bogor seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/6/2022). Jokowi awalnya berbicara mengenai proses peluncuran program Kartu Prakerja di masa awal pandemi COVID-19.

"Bagaimana menyiapkan sebuah program tetapi suasananya adalah PSBB dan PPKM. Bayangkan? tapi yang saya sangat apresiasi yang daftar itu sampai saat ini sudah 115 juta. Yang terverifikasi 84 juta. Yang diterima 12,8 juta. Besar sekali, ini angka yang tidak kecil, 12,8 juta. Yang produktivitas meningkat, skillnya meningkat, pengalaman kerjanya karena pelatihan ini menjadi meningkat, 12,8 juta," ujar Jokowi.

Jokowi memuji anak muda yang membuat platform seperti Kartu Prakerja. Sebab, kata Jokowi, anak-anak muda itu tetap mau berkarya meskipun mendapat gaji jauh dibandingkan gaji di perusahaan.

"Saya berikan contoh Mas Hengki, ini kerja di korporasi gajinya sudah di atas Rp 150 juta. Mau bergabung dengan PMO, yang gajinya saya tidak tahu, saya malu menyebutkan, karena yang gaji pemerintah, mungkin sepertiga atau seperempatnya, mau, mau bayangkan yang muda-muda. Saya sudah kenal banyak yang di PMO yang muda-muda yang menyiapkan sistemnya, yang menyiapkan platform aplikasinya," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian berdialog dengan salah seorang alumni penerima Kartu Prakerja bernama Pudencia atau Dea. Jokowi awalnya bertanya mengenai proses pendaftaran Kartu Prakerja tersebut.

"Kemarin saya tahunya dari internet, dari Google, kebetulan melihat pelatihan itu saya langsung tergerak mencoba. Saya mencobanya dari gelombang 1 tapi lulusnya sampai gelombang ke-13," jawab Dea.

"Setelah itu saya mengikuti pelatihan prakerja, di kampung kami juga jaringan masih susah. Jadi saya harus ke kota untuk mendaftar waktu itu. Dari gelombang sampai gelombang 13 saya ikut tapi tidak lolos-lolos. Waktu gelombang 13 lolos, puji Tuhan saya langsung mengikuti pelatihan di platform karirmu," sambung Dea.

Setelah dialog panjang mengenai pendaftaran dan pelatihan, Jokowi kemudian bertanya mengenai usulan kepada Dea. Dea meminta program ini tetap lanjut meski Jokowi tak lagi menjadi presiden.

"Usulnya maunya Prakerja jangan sampai di sini, maunya biar meskipun Bapak nanti ke depannya tidak jadi presiden kita lagi, lanjut terus sampai seumur hidup," jawab Dea.

Suasana forum tersebut pun mendadak riuh. Warga yang hadir bertepuk tangan dan berteriak. Jokowi lalu merespons riuhnya hadirin tersebut.

"Rame ini, rame, rame. Hati-hati, hati-hati," ujar Jokowi sambil tersenyum.

Tepuk tangan kembali membahana. Jokowi pun meminta peserta berhenti.

"Udah setop, nanti rame ini," ujar Jokowi.

Lihat juga video 'Cerita Pecatan Satpam Kini Jadi Supervisor Berkat Kartu Prakerja':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT