ADVERTISEMENT

Perempuan Nyamar Nikahi Wanita Terungkap karena 6 Gelar Akademik Palsu

Ferdi Almunanda - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 13:39 WIB
Arrafif alias Erayani terlihat ketika menggunakan jas dokter ketika bersama Mawar (Foto: dokumen Mawar)
Suasana pernikahan Mawar dan Anhaf Arrafif, perempuan yang menyamar menjadi pria (foto: dok. Mawar)
Jambi -

Perempuan di Jambi bernama Erayani menyamar menjadi pria bernama Arrafif untuk menikahi wanita bernama Mawar (bukan nama sebenarnya). Erayani sendiri merupakan terdakwa kasus penipuan gelar akademik.

Dilansir dari detikSumut, Jumat (17/6/2022), perkara Erayani itu bukan soal menyamar menjadi pria, melainkan tentang gelar akademik palsu yang digunakannya. Jaksa mendakwa Erayani melanggar Pasal 93 juncto Pasal 28 ayat (7) UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

"Ya begini ya, kasus pernikahan sesama jenis ini kan baru terungkapnya saat adanya fakta persidangan atas dugaan kasus penipuan gelar akademik yang terdakwanya itu adalah wanita bernama Erayani kepada si korban (Mawar). Jadi karena yang dilaporkan masalah itu bukan atas pernikahan sesama jenis dengan menipu identitas, jadi kita belum bisa memprosesnya," kata Kasi Pidum Kejari Jambi Irwan Sayafari kepada detikSumut, Kamis (16/6/2022).

Irwan juga menyebut kaget atas kasus tersebut. Dia mengatakan kasus dugaan penipuan identitas itu belum dapat diproses lantaran tidak masuk dalam perkara laporan.

"Semua itu terbongkar kan karena adanya laporan masalah penipuan gelar akademik ya. Apalagi kan si terdakwa mengakunya dokter, lalu punya lima gelar dari perguruan tinggi di New York, dan bisa saja cara itu terdakwa pakai, sekalian untuk bisa menikahi korban yang juga perempuan," ujar Irwan.

Irwan mengatakan kasus penipuan gelar akademik itu mulai masuk di Kejaksaan Jambi pada 30 Mei 2022. Sidang perdana telah digelar pada 14 Juni 2022.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga 'Saat Razia Hotel Melati di Parepare, Petugas Dapati Pasangan Sesama Jenis':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT