ADVERTISEMENT

Ada Perubahan, Rahayu Djojohadikusumo Tak Jadi Dilantik Wamen Hari Ini?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 11:59 WIB
Poster
Ilustrasi reshuffle kabinet (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik menteri dan wakil menteri baru sisa pemerintahan periode 2019-2024. Ada perubahan mendadak dalam reshuffle kabinet kali ini.

Informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (15/6/2022), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebelumnya digadang-gadang bakal dilantik menjadi wakil menteri hari ini.

Sejak Selasa (14/6) malam, di kalangan internal Gerindra sudah beredar informasi soal Rahayu bakal masuk kabinet. Ucapan selamat kepada Rahayu juga mengalir dari rekan-rekannya, terutama di ormas yang dipimpin Rahayu. Namun memang sejak semalam Rahayu dingin menanggapi informasi itu.

Meski demikian, hingga menjelang pelantikan menteri dan wakil menteri baru yang dijadwalkan pukul 13.30 WIB, tak ada nama Rahayu. Rahayu juga belum bisa memberikan pernyataan apa pun soal reshuffle kabinet kali ini.

Pelantikan Rahayu sebagai wakil menteri, tepatnya di Kementerian Koperasi dan UKM, kabarnya bukan dibatalkan. Kabarnya, waktu pelantikan Rahayu hanya digeser.

Dalam reshuffle kabinet 15 Juni, Zulkifli Hasan atau Zulhas akan dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), sedangkan Hadi Tjahjanto bakal menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Seorang elite PAN yang dekat dengan Zulhas juga membenarkan informasi ketumnya akan menjadi Mendag.

Untuk posisi wakil menteri, ada politikus PSI Raja Juli Antoni yang bakal dilantik sebagai Wamen ATR, Sekjen PBB Afriansyah Noor sebagai Wamenaker, dan John Wempi Wetipo sebagai Wamendagri setelah sebelumnya menjabat Wamen PUPR.

Perihal isu reshuffle ini, Istana menyatakan keputusan tersebut sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi. Istana menyatakan kapan pun waktunya, perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja, ya, terserah presiden. Mau hari ini, mau besok, mau lusa. Tapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada presiden," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin.

Simak Video 'Teka-teki Isu Reshuffle yang Seret 'Nama Besar'':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT