Ternyata Ini Penyebab Kualitas Udara Jakarta Terburuk Dunia Hari Ini

ADVERTISEMENT

Ternyata Ini Penyebab Kualitas Udara Jakarta Terburuk Dunia Hari Ini

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 11:59 WIB
Suasana langit Jakarta yang terlihat biru dan cerah, Selasa (1/12/2020).
Ilustrasi biru langit Jakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kualitas udara di Jakarta hari ini menjadi yang terburuk di dunia berdasarkan situs Air Quality Index (AQI). Pemprov DKI mengungkap penyebabnya.

Hal ini berdasarkan data dari Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta pada Rabu (15/6/2022). Terpantau sejak dini hari kelembapan tinggi namun suhu udara rendah. Hal ini mengakibatkan polutan pencemar udara terakumulasi di lapisan Troposfer.

"Maka akan terlihat kondisi kualitas udara seperti kabut, didukung juga dengan cuaca yang mendung," kata Subkoordinator Urusan Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/6/2022).

Sebagaimana diketahui, kualitas udara DKI Jakarta dalam dua hari terakhir, termasuk hari ini Rabu (15/6), menjadi yang terburuk di dunia berdasarkan laporan situs Air Quality Index (AQI). Posisi kedua adalah Santiango, Chile, disusul Dubai, Uni Emirat Arab.

Kualitas udara DKI Jakarta berada di 188 US AQI per 10.30 WIB dengan PM2.5 sebesar 128µg/m³ dan dan PM10 sebesar 22µg/m³. Karena itu, masyarakat direkomendasikan untuk mengenakan masker di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara yang buruk, menggunakan atau menyalakan air purifier, yakni alat penyaring udara ruangan, dan sebaiknya tidak berolahraga di luar ruangan.

"Konsentrasi PM2.5 di Jakarta saat ini 25,6 kali nilai pedoman kualitas udara tahunan WHO," sebut AQI dalam laporannya.

Dikutip dari BMKG, PM2.5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (mikrometer). PM2.5 menjadi pertanda polusi udara berbahaya lantaran bisa memicu gangguan pernapasan. Jika terhirup, PM 2.5 akan mengganggu saluran pernapasan hingga timbul sesak napas, bahkan berkurangnya fungsi paru-paru.

Di sisi lain tercatat kelembapan Jakarta pagi tadi mencapai 79 persen. Akibatnya, AQ Index memberikan label secara kumulatif udara Jakarta tidak sehat dan diberi warning berwarna merah.

Jika dirinci lebih lanjut, terdapat empat lokasi dengan kualitas udara terburuk di Jakarta yakni:

AHP Capital Place
Thamrin Residences Apartment
Gading Harmony
Taman Resort Mediterania.

Simak juga ' Kualitas Udara Jakarta Kembali Terburuk di Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT