Imbas Demo Buruh, Lalin Gatsu Dialihkan ke Busway-Exit Tol DPR Ditutup

ADVERTISEMENT

Imbas Demo Buruh, Lalin Gatsu Dialihkan ke Busway-Exit Tol DPR Ditutup

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 11:52 WIB
Massa buruh memadati Jalan Gatot Subroto, lalu lintas ke Slipi dialihkan ke jalur busway, Rabu (15/6/2022)
Massa buruh memenuhi Jl Gatot Subroto, sehingga lalu lintas dialihkan ke busway. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Massa aksi yang tergabung dalam Partai Buruh memenuhi ruas Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, tepatnya di depan gedung DPR/MPR RI. Kendaraan yang mengarah ke Slipi dialihkan ke busway.

Pantauan detikcom, Rabu (15/6/2022), pukul 11.20 WIB, tampak massa aksi memenuhi ruas jalan Gatot Subroto. Sebagian massa aksi lainnya masih berdatangan ke depan gedung DPR RI.

Lalu lintas di Jalan gedung DPR RI tersendat. Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian mengalihkan lalu lintas ke jalur busway.

Terlihat kendaraan mulai dari roda dua hingga roda empat dilintaskan melalui jalur busway imbas ruas jalan yang dipenuhi massa. Sementara exit tol depan DPR juga ditutup.

Massa buruh memadati Jalan Gatot Subroto, lalu lintas ke Slipi dialihkan ke jalur busway, Rabu (15/6/2022)Kendaraan dari arah Cawang ke Slipi di depan DPR dimasukkan lewat busway. (Wildan Noviansah/detikcom)

Sebelumnya massa sempat ricuh. Massa mencoba menerobos pengamanan kawat berduri dengan mobil komando.

Polisi yang melakukan pengamanan di lokasi kemudian mempertahankan kawat berduri itu, alhasil dorong-dorongan pun tak terelakkan. Beberapa peserta aksi diamankan polisi.

Kejadian itu tak berlangsung lama. Massa kini masih berkumpul untuk menyampaikan orasi.

"Massa aksi yang baru dateng harap berkumpul di depan gedung DPR semuanya, kita berkumpul," teriak orator di atas mobil komando.

Hingga kini lalu lintas di sekitar lokasi demo masih terpantau padat merayap. Belum terlihat adanya penutupan jalan di sana.

Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, pihaknya membawa lima tuntutan dalam aksi demonstrasi hari ini. Mulai dari menolak revisi UU PPP hingga menolak masa kampanye pemilu 75 hari.

Berikut lima tuntutan demo buruh hari ini:

1. Tolak revisi UU PPP
2. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja
3. Tolak masa kampanye pemilu hanya 75 hari, tapi harus 9 bulan sesuai Undang-Undang
4. Sahkan RUU PPRT
5. Tolak liberalisasi pertanian melalui WTO.

Simak juga '10 Ribu Buruh Demo di Depan Gedung DPR 15 Juni':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT