ADVERTISEMENT

Pengelola RS Wisma Atlet Minta Warga Tak Panik soal COVID BA.4 dan BA.5

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 11:38 WIB
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron.
Ilustrasi Wisma Atlet (Foto: Pradita Utama-detikcom)
Jakarta -

Kasus positif virus Corona varian BA.4 dan BA.5 terdeteksi di Indonesia. Pengelola Wisma Atlet Kemayoran meminta masyarakat untuk tidak panik.

"Tidak perlu panik, kan Indonesia adalah salah satu negara yang berhasil mengendalikan COVID-19 dengan jumlah penduduk yang sangat banyak kita termasuk yang berhasil," kata Kepala Pusat Kesehatan Wisma Atlet TNI Mayjen Budiman kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

Budiman mengatakan COVID-19 varian BA.4 dan BA.5 diprediksi tidak menyebabkan penyebaran kasus separah saat puncak varian Omicron. Dia menyebut varian baru ini juga tidak menyebabkan gejala parah.

"Akan tetapi sebetulnya kita tidak perlu takut ini sudah bisa diprediksi ya, apalagi kalau kita membaca BA.4 BA.5 itu sendiri sebetulnya ke salah satu varian Omicron yang ternyata tidak signifikan menimbulkan gejala yang berat tidak, jadi kita tidak perlu takut itu hanya pemeriksaan saja," katanya.

Varian BA.4 dan BA.5 ditentukan dengan pemeriksaan lebih spesifik, yakni dengan Whole Genome Sequencing (WGS) oleh Litbangkes. Dia mengatakan kondisi akan aman selama masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Corona.

"Kita landai-landai saja sebetulnya jumlah pasien meningkat yang jelas protokol kesehatan tetap dilakukan, bahwa saat ini memang pemerintah sedang menentukan terutama di area di dalam ruang tertutup kita menggunakan masker, tetap cuci tangan dan sebagainya," katanya.

Budiman mengatakan tenaga kesehatan dan alat kesehatan di Wisma Atlet cukup. Dia menyebut akan tenaga kesehatan dan alkes akan ditambah lagi.

"Jadi ketersediaan yang pertama dari sarana prasarana sudah tersedia. Pendukung yang lain misal oksigen ada banyak, bahkan oksigen hampir tidak diperlukan dalam varian ini. SDM pun alhamdulillah selalu terdukung jadi kita saling percaya. Alat kesehatan obat-obatan masih tersedia termasuk APD masih tersedia," katanya.

Budiman meminta masyarakat segera melaksanakan vaksinasi Corona booster. Menurutnya, dengan booster kekebalan tubuh masyarakat akan bisa menghalau virus-virus yang masuk.

"Kita ini sesuai dengan anjuran pemerintah adalah membantu vaksinasi booster, booster itu sangat penting untuk kita kerjakan karena ini salah satu bagian dari teknis untuk menimbulkan kekebalan tubuh yang alami dan cukup handal, ampuh," katanya.

"Meski ada pelonggaran masker di ruang terbuka jangan makan berdekatan ada potensi percikan ludah dan sebagainya itu. Kita harus mengimbau pada masyarakat yang belum lakukan vaksinasi dasar termasuk vaksinasi booster. Booster penting buat mencegah varian baru. Mari sama sama membantu melancarkan vaksinasi booster," imbuhnya.

Simak Video 'Seputar Subvarian BA.4 dan BA.5 yang Bikin Kasus Covid-19 RI Naik Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT