ADVERTISEMENT

Cegah Omicron BA.4, Ketum PKB Minta Pemerintah Genjot Vaksin Booster

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 10:24 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin)
Foto: Dok. PKB
Jakarta -

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menilai pemerintah tidak perlu melakukan langkah ekstrem usai konfirmasi kasus COVID-19 varian Omicron BA.4. Ia menyarankan agar fokus meningkatkan cakupan vaksinasi booster bagi masyarakat yang belum mencapai target.

"Saya kira pengetatan belum dibutuhkan untuk saat ini, tapi sebaiknya pemerintah fokus vaksinasi khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga. Nah ini nyatanya belum sampai target kan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/6/2022).

Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) ini menambahkan data klinis selama ini menyebut gejala lebih berat COVID-19 justru banyak dialami oleh masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi booster. Oleh Sebab itu optimalisasi vaksinasi booster, sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari varian BA.4.

"Memang jumlah vaksinasi pertama dan kedua kita sudah melebihi target yang telah ditetapkan yakni 200 juta vaksinasi untuk vaksinasi ke 1 dan 168 juta untuk vaksinasi kedua, tapi yang booster belum. Padahal secara klinis mereka yang sudah booster lebih kuat imunnya," tegasnya.

Di sisi lain, dia juga meminta pemerintah untuk melakukan pemantauan terhadap penyebaran sekaligus memastikan varian baru tersebut tidak tersebar lebih luas.

"Kalau nanti penyebaran virus semakin meluas, kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat saya kira perlu. Tapi sebelum itu terjadi sebaiknya dicegah dari sekarang dengan booster," ujarnya.

Muhaimin juga mendorong pemerintah untuk menelusuri sumber penyebaran varian ini apakah karena transmisi lokal atau disebabkan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), sehingga jika diketahui sumber asal penyebaran maka akan memudahkan pemerintah untuk mencegah varian virus tersebut semakin meluas.

"Jangan lupa juga tracing dan testing, cari dari mana asal muasal varian baru ini bisa masuk ke Jakarta. Lalu penting juga treatment yang tepat untuk rangka memutus rantai penyebarannya," pungkasnya.

Simak Video 'Seputar Subvarian BA.4 dan BA.5 yang Bikin Kasus Covid-19 RI Naik Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT