ADVERTISEMENT

NasDem Jawab Isu Prabowo-Erick Thohir Diusung Jadi Capres-Cawapres

Mulia Budi - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 21:45 WIB
Andre memuji kinerja dua menteri terkait, yaitu Menhan Prabowo dan Menteri BUMN Ercik Thohir.
Erick Thohir dan Prabowo Subianto (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate menjawab isu soal Prabowo Subianto dan Erick Thohir bakal diduetkan menjadi capres-cawapres dari Partai NasDem. Plate menyebut nama capres usungan NasDem menunggu hasil Rakernas pada 15-17 Juni 2022.

"Tunggu hasil Rakernas karena itu menyangkut figur," kata Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate kepada wartawan di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022). Plate menjawab pertanyaan tanggapan terhadap nama Prabowo-Erick Thohir yang disebut menjadi poros dari NasDem.

Plate mengatakan Partai NasDem akan transparan menyampaikan capres yang bakal diusung. Namun Plate mengatakan masih harus menunggu hasil rakernas.

"Namun menyampaikan harus akurat sehingga nanti pada saatnya akan disampaikan, Rakernasnya saja belum mulai gimana saya menyampaikan kisi-kisinya. Nanti mendahului Rakernas nggak fair juga ya nggak fair juga, jadi pasti akan transparan," ujarnya.

Sementara Sekretaris Steering Committe (SC) Rakernas Willy Aditya mengatakan tokoh-tokoh yang sebelumnya berkunjung ke kantor NasDem hanyalah taaruf dan wisata politik. Dia menyebut usai capres terbentuk dalam Rakernas, Surya Paloh lah yang bakal mengkomunikasikan nama itu kepada parpol lain.

"Jadi capres dulu kita selesaikan nanti kita serahkan kepada ketua umum. Ketum lah yang kemudian menjadi lokomotif untuk melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang ada," kata Willy.

"Jadi di sana bahwasannya sekarang sudah berkunjung ke NasDem Tower itu masih dalam rangka taaruf dan wisata politik. Jadi ini kan tidak semuanya punya kesempatan sama seperti teman-teman, tidak bisa lihat library, gallery, gitu kan, banyak juga tokoh-tokoh yang pengen ke sini melihat lukisan Pak Surya, lihat patung-patung yang gagah-gagah, jadi yang datang Masih dalam rangka wisata politik aja," tambahnya.

Baca berita selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT