ADVERTISEMENT

Respons Airlangga Ditanya soal Kemungkinan PAN Masuk Kabinet

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 16:26 WIB
Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons soal isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Airlangga mengatakan perombakan jabatan menteri merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan Airlangga kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/6/2022). Airlangga ditanya wartawan seputar isu reshuffle yang mencuat belakangan ini.

Awalnya Airlangga ditanya mengenai siap atau tidaknya PAN bila masuk kabinet Jokowi. Dia menyatakan siap bekerja sama dengan semua pihak.

"Kalau di luar kabinet siap," ujar Airlangga. Golkar menjelaskan maksud Airlangga adalah siap bekerja sama baik di luar maupun di dalam kabinet dengan PAN.

Saat ditanya siap atau tidaknya kerja sama dengan PAN di dalam kabinet, Airlangga siap bekerja dengan semua pihak. Menurut dia, kabinet harus kompak.

"Dengan semua pun siap. Kalau kabinet kan harus kompak," kata Airlangga.

Airlangga menyebut tak ada bocoran terkait isu reshuffle 15 Juni. Dia mengatakan reshuffle bukan domain partai politik.

"Wah nggak ada, kita nggak ada. Tidak ada bocoran,"ujar Airlangga.

"Itu mungkin ditanyakan bapak presiden. Bukan domain parpol," sambung Airlangga saat ditanya lagi soal isu PAN masuk kabinet.

Perihal isu reshuffle ini, PAN sebelumnya sudah bicara mengenai nama besar yang akan terguling dari kabinet. Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad Wibowo menyebut pemberhentian nama besar itu bakal berimbas pada situasi politik nasional.

"Spekulasi sekarang ini bahkan menyebut akan ada nama besar yang diberhentikan dari kabinet, yang mungkin akan memicu efek domino politik nasional," kata Dradjad kepada wartawan, Senin (13/6).

Dradjad menyebut selalu diberi tahu oleh sumber kunci di Istana terkait reshuffle. Namun kali ini dia mengaku belum diberi informasi tersebut.

"Jika akan terjadi sesuatu yang signifikan, saya biasanya diberi tahu langsung oleh sahabat saya, salah satu tokoh kunci di dalam tim internal Pak Jokowi. Per hari ini sahabat tersebut belum memberi info terkait reshuffle," ujarnya.

Kendati demikian, Dradjad menuturkan perlu memberi atensi terhadap spekulasi-spekulasi itu sebagai unsur pimpinan PAN.

"Meski demikian, sebagai unsur pimpinan PAN, saya tentu harus memperhatikan dengan saksama, apakah spekulasi tadi hanya rumor atau sesuatu yang mendekati kebenaran," ujarnya.

Simak Video: Airlangga Ungkap Syarat Partai yang Ingin Bergabung KIB

[Gambas:Video 20detik]



(haf/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT