ADVERTISEMENT

Kemkes Siapkan Sero Survei, Jadi Basis Kebijakan Pandemi Jelang 17 Agustus

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 15:47 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah akan melakukan sero survei terkait penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei tersebut dilakukan untuk menggodok kebijakan yang tepat menangani pandemi COVID-19 pada Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti.

"Kementerian Kesehatan akan sekali lagi melakukan sero survei di bulan Juni-Juli ini, sehingga diharapkan minggu ketiga Juli atau minggu keempat Juli sudah keluar hasilnya, kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers, Senin (13/6/2022).

Budi mengatakan pemerintah mengambil kebijakan penanganan pandemi berdasarkan data, misalnya persentase kenaikan kasus hingga vaksinasi. Dari hasil sero survei itu, kebijakan yang tepat akan diambil oleh pemerintah pada Hari Kemerdekaan mendatang.

"Sehingga sebelum 17 Agustus Hari Kemerdekaan kita bisa mengambil kebijakan yang lebih tepat berbasis data mengenai bagaimana penanganan pandemi ke depan," ucapnya.

Lebih lanjut, Budi menyebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masyarakat diminta tetap waspada dengan penularan COVID-19 dengan selalu memakai masker jika berada di dalam ruangan.

"Kalau di luar ruangan kita bisa buka, tapi kalau di luar ruangannya kerumunannya padat sekali atau ada yang batuk-batuk atau kita sendiri merasa tidak sehat silahkan memakai masker. Kalau di dalam ruangan yang ada AC sirkulasinya tertutup disarankan sebaiknya memakai masker, tidak ada ruginya kita bersikap hati-hati dan waspada," ucap Budi.

Selain itu, Budi mengajak masyarakat melakukan vaksinasi booster. Sebab, kata Budi, vaksin booster itu bisa melindungi diri dan orang lain dari fatalitas jika terpapar COVID-19.

"Bapak presiden juga memberikan arahan agar booster ini bisa lebih mudah diterima oleh teman-teman. Setiap acara-acara besar kalau bisa diwajibkan untuk menggunakan booster," ujarnya.

"Jadi kalau masyarakat bisa diimbau oleh teman-teman bahwa yuk kita dorong booster-nya supaya bisa meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh masyarakat kita untuk melindungi sampai 6 bulan ke depan. Mudah-mudahan nanti Idul Adha, 17 Agustus, kita pun bisa merayakan hari raya dan hari kemerdekaan itu dengan baik," imbuhnya.

(fas/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT