ADVERTISEMENT

Senior PDIP Nilai Teriakan 'Lanjutkan' Rugikan Kredibilitas Jokowi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2022 13:14 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri umumkan Jokowi sebagai capres yang diusung partainya di Pilpres 2019.
Jokowi dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Saat acara perayaan 50 tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), muncul teriakan 'lanjutkan' dari peserta acara. Senior PDIP Hendrawan Supratikno menilai teriakan tersebut justru bisa berdampak buruk kepada Jokowi karena multitafsir.

"Kata 'lanjutkan' dalam konteks saat ini dengan mudah dikaitkan dengan wacana yang sedang berkembang dan membekas dalam memori kolektif masyarakat: slogan kampanye SBY pada periode kedua (2009-2014), pernyataan sejumlah petinggi (antara lain: Bahlil, Airlangga, Gus Ami, Zulhas, Luhut) tentang penundaan pemilu, pernyataan Ketua Projo, dan asosiasi sejenis. Intinya, Presiden diam-diam kepengin jabatannya diperpanjang. Tafsir demikian merugikan kredibilitas Presiden," kata Hendrawan kepada wartawan, Sabtu (11/6/2022).

Hendrawan selaras dengan tafsir Jokowi, bahwa maksud yang dilanjutkan adalah program. Siapa pun orang yang melanjutkan tidak jadi persoalan, selama program yang telah dikerjakan bisa berkesinambungan.

wakil ketua F-PDIP Hendrawan SupratiknoHendrawan Supratikno (Foto: dok. Istimewa)

"Jadi Presiden tepat, yang dilanjutkan program kerjanya. Dengan demikian, fokus bukan pada 'orang' tapi pada program. Konsistensi program yang memang lebih penting untuk mencapai cita-cita Indonesia merdeka," ujarnya.

Di sisi lain, Jokowi bisa ditafsirkan pihak tertentu bahwa tak konsisten dengan masa jabatan hanya dua periode. Hendrawan pun sepakat, justru Jokowi yang selalu meluruskan kata-kata yang berasosiasi dengan perpanjang jabatan atau tiga periode.

"Salah-salah, Presiden dipersepsi jadi perekayasa aspirasi dan dinilai plinplan," imbuhnya.

Teriakan 'Lanjutkan'

Dalam acara Hipmi yang digelar pada Jumat (11/6), teriakan 'lanjutkan' diembuskan oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Ketum Hipmi Mardani H Maming dalam sambutannya di depan kader Hipmi. Teriakan itu disambut meriah oleh kader Hipmi.

Ketum Hipmi Mardani H Maming awalnya menyebut Hipmi bakal menjadi barometer pada 2024. Dia yakin kader Hipmi bakal banyak berkontribusi pada 2024. Di akhir sambutan, Maming menegaskan Jokowi adalah keluarga Hipmi, dia menyatakan siap mengikuti petunjuk Jokowi.

"Apa pun kebijakan beliau di 2024, kita keluarga Hipmi siap mendukung dan mengikuti apa petunjuk beliau. Lanjutkan, lanjutkan, lanjutkan," sambung dia diikuti teriakan lanjutkan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan Video 'Soal Teriakan 'Lanjutkan' yang Diwanti-wanti Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT