PMK Ditemukan di Bodetabek, Wagub DKI Minta Peternak Waspada

ADVERTISEMENT

PMK Ditemukan di Bodetabek, Wagub DKI Minta Peternak Waspada

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2022 13:12 WIB
Petugas kesehatan hewan memeriksa sapi-sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jumat (13/5/2022).
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan hewan ternak untuk mendeteksi penyakit mulut dan kuku. (Jarmaji/detikJateng)
Jakarta -

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan belum ditemukan di DKI Jakarta. Walau demikian, Riza mengingatkan peternak untuk waspada.

"Alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta tidak ada. Tentu harapan kita semua bahwa PMK tidak lagi berkembang di Jakarta dan sekitarnya, termasuk di seluruh wilayah Indonesia dan yang paling penting juga bagi peternak hati-hati mewaspadai wabah PMK ini," ucap Riza saat ditemui wartawan di Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Sabtu (11/6/2022).

Riza mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha. Selain itu, ia pun mengatakan masyarakat tak perlu khawatir karena PMK tidak menular kepada manusia.

"Mudah-mudahan Idul Adha ini sapi yang untuk kurban kita pastikan tersedia jumlahnya stoknya, dan masyarakat tidak perlu khawatir karena PMK ini tidak menular bagi manusia," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memperketat syarat masuk hewan ternak ke Jakarta. Setiap hewan ternak yang masuk ke Jakarta harus karantina 14 hari demi mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Idul Adha.

"Kita perketat lalu lintas, salah satunya wajib masuk kandang karantina selama 14 hari," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Suharini Eliawati, yang disiarkan di YouTube DKI Jakarta, Rabu (8/6).

Eli menjelaskan wabah PMK berasal dari penularan virus yang masa inkubasinya 1-14 hari. Jika selama 14 hari hewan ternak tak menunjukkan gejala klinis PMK, barulah hewan bisa dicampur di kandang bersama.

PMK Ditemukan di Bodetabek

Sementara itu, hewan ternak terindikasi kena penyakit mulut dan kuku (PMK) telah ditemukan di Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Botabek). Terbaru, hewan ternak terindikasi kena PMK dilaporkan ditemukan di Depok.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok menemukan 42 hewan ternak terindikasi mengalami gejala PMK. Pemilik ternak diminta memperhatikan kebersihan kandang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Depok Widyawati Riyandani mengatakan temuan tersebut berada di tiga kecamatan, yaitu Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung; Kelurahan Cisalak, Sukmajaya; dan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis.

Simak juga 'Buntut Wabah PMK: Ternak Ditolak Masuk-Pasar Tutup':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT