ADVERTISEMENT

Sempat 'Lockdown' Gegara PMK, Pasar Hewan Jonggol Bogor Buka Kembali

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 18:47 WIB
Ilustrasi sapi (Sholihin-detikcom)
Foto ilustrasi sapi. (Sholihin/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sempat menutup sementara Pasar Hewan Jonggol karena 14 sapi terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK). Setelah dipastikan aman, pasar hewan tersebut kini kembali dibuka.

"Udah (dibuka), jadi untuk terkait pasar hewan Jonggol karena memang sempat di-lockdown. Kemudian kita ambil kebijakan lockdown 14 hari. Kemarin kita coba bahas dengan peternak, pedagang, pemilik pasar hewan, Pak Camat, dan Keswan (Kesehatan Hewan)," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Kadiskanak) Kabupaten Bogor Oetje Subagdja saat dihubungi, Jumat (10/6/2022).

"Hasil kesepakatan itu nanti Kamis kemarin boleh dilakukan atau mencabut lockdown tersebut dengan syarat-syarat yang harus diambil dalam rangka melindungi seluruh pedagang, peternak, tetap bisa mereka berdagang," tambahnya.

Adapun syarat yang pertama adalah tidak mencampur sapi yang sakit dengan yang sehat. Kedua, harus jaga kebersihan masing-masing pedagang dan peternak.

"Harus jaga juga sterilisasi, jangan sampai nanti sapi yang sakit menularkan ke sapi yang sehat," jelasnya.

Kemudian, harus terus berkoordinasi terkait alur sapi yang masuk dan keluar. Sapi yang masuk dan keluar di Pasar Hewan Jonggol tidak boleh disatukan.

"Tapi ada yang masuk, ada yang keluar, dengan arah yang berbeda," tuturnya.

Simak video 'Buntut Wabah PMK: Ternak Ditolak Masuk-Pasar Tutup':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT